Micky Mulyadi Sulap Bambu Jadi Pernak Pernik Unik

0 41

Heibogor.com – Salah satu usaha kerajinan tangan dari Kota Bogor yang tembus pasar nasional hingga internasional adalah kerajinan tangan dari bambu milik Micky Mulyadi. Salah satu karya seni Micky yang menarik banyak pembeli ialah lukisan mozaik yang ia buat dari ratusan potongan bambu.

Micky mengatakan, saat ini, lukisan yang sedang ia kerjakan adalah portrait wajah Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi. Lukisan itu, ia buat sendiri dengan lama pengerjaan selama 10 hari.

Pemilik usaha dengan nama brand MQ @rt Bamboo ini menuturkan, lukisan wajah lainnya yang pernah ia buat yaitu wajah Wali Kota Bogor, Bima Arya, Presiden RI Joko Widodo, Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, Jenderal Sudirman, dan landscape pasar terapung.

Micky menjelaskan, jenis bambu yang digunakannya adalah bambu tali dan bambu hitam karena memiliki kelenturan serta mudah dibentuk. Produk yang dibuat pun sengaja tidak diberi pewarna agar kemurnian warna bambu tetap terjaga. Untuk harga tergantung pada ukuran dan tingkat kesulitan. Semakin rumit, akan semakin mahal.

“Untuk lukisan dari bambu yang banyak dipesan oleh orang luar negeri itu gambarnya bukan portrait wajah tapi kapal phinisi atau gambar gedung. Yang pernah memesan itu negara Turki, Belanda dan Yunani,” katanya saat di temui di workshopnya yang berlokasi di Situgede, Kota Bogor, Sabtu (25/7/20).

Selain lukisan, sambung Micky, ia juga membuat pernak-pernik lain yang juga terbuat dari bambu seperti miniatur kapal phinisi, miniatur gedung, gantungan kunci, sedotan, tumbler, cangkir, asbak, dudukan hp dan masih banyak lagi.

“Sekarang ini, yang banya dipesan adalah tumbler dari bambu. Nah, produk ini telah masuk kurasi di Amerika dan Jerman. Sedangkan di Korea dan Australia itu baru masuk samplingnya,” ungkapnya.

Pria kelahiran Bandung ini mengungkapkan, produk buatannya ini banyak diminati banyak orang karena selain unik dan menarik, produknya ini memenuhi tiga hal yakni pabrikasi, art, dan handmade. Meskipun banyak usaha serupa namun kebanyakan hanya mencakup hal pabrikasi saja.

“Nah, itu yang menjadi nilai lebih dari produk yang saya hasilkan. Dengan bahan baku yang sedikit tapi bisa menghasilkan uang,” ujar pria yang kini sibuk memberikan pelatihan di Bogor hingga luar Bogor.

Ia mengaku, selama masa pandemi Covid-19 ini, usahanya sempat vakum selama tiga bulan. Kini usahanya mulai kembali berjalan dengan adanya sejumlah pesanan dan tawaran untuk memberi pelatihan ke beberapa daerah. Salah satunya dalam waktu dekat ini, ia mengisi di Sukabumi.

“Ya, sekarang lebih banyak ngasi pelatihan makanya beberapa pesanan ada yang tidak sempat dikerjakan karena waktunya tak sempet buat. Tapi saya tetap menerima pesanan karena saya dibantu orang-orang binaan yang ikut pelatihan saya. Bagi yang ingin memesan bisa datang langsung ke workshop atau bisa memesan melalui Instagram saya @bambu_my_art,” terangnya.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.