Pilkades Segera Dilaksanakan 15 November, Masih Manual dengan Standar Protokol Kesehatan

0 25

Heibogor.com – Meski di tengah pandemi COVID-19 Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) secara serentak di Kabupaten Bogor tetap dilaksanakan. Rencananya akan diberlangsungkan 15 November mendatang untuk 88 desa di Kabupaten Bogor.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bogor, Ade Jaya Munadi mengatakan Pilkades akan dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Ade Jaya menyebut Pilkades tetap dilaksanakan di Tempat Pemungutan Suara (TPS) masing-masing meski dilakukan secara tersebar.

“Pilkades sendiri masih dilakukan manual di TPS masing-masing tapi menerapkan protokol kesehatan. Dengan TPS tersebar jadi tidak terpusat. Jadi, ada beberapa TPS yang terpisah,” ujarnya kepada heibogor.com, Jumat (24/7/20).

Bahkan kapasitas calon pemilih juga akan dibatasi selama di TPS. Hal itu menurutnya guna meminimalisir perkumpulan orang dalam menekan angka penyebaran Covid-19.

Ia mengaku pihaknya sudah menerbitkan surat edaran (SE) ke setiap Badan Permusyawaratan Desa (BPD) untuk pembentukan panitia selama 15 hari mulai 26 Juli nanti.

“Penentuannya dalam musyawarah BPD penentuannya. Juga ada rekomendasi dari Satgas Gugus Tugas COVID Kecamatan atau Gugus Tugas diikutkan dalam musyawarah BPD,” sambungnya.

Pelaksanaan Pilkades sendiri menurutnya belum dapat dilakukan secara daring atau online mengingat kemampuan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) menurun akibat dialihkan untuk penanganan Covid-19 di Kabupaten Bogor.

“Voting atau pemilihan secara elektronik baik itu online belum bisa dilaksanakan karena kemampuan APBD yang menurun akibat Covid-19, pun salah satunya terkendala masalah jaringan,” jelasnya.

Diketahui, 88 desa akan menggelar Pilkades serentak dengan rincian, 66 desa yang akan habis masa jabatannya tahun ini dan 22 desa yang akan berakhir masa jabatannya pada Januari tahun 2021.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.