Warga Diminta Selalu Pakai Masker, Disiplin Kita Adalah Vaksin Kita

0
Warning: A non-numeric value encountered in /www/wwwroot/heibogor.com/wp-content/themes/publisher/includes/func-review-rating.php on line 212

Warning: A non-numeric value encountered in /www/wwwroot/heibogor.com/wp-content/themes/publisher/includes/func-review-rating.php on line 213
20

Heibogor.com – Pandemi Covid-19 masih belum berakhir. Berdasarkan data di situs Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Kamis (23/07/20) pukul 09.00 WIB, diketahui bahwa saat ini ada 91.751 kasus terkonfirmasi Covid-19 di Indonesia. Selain menjaga jarak dan sering mencuci tangan, pemerintah menganjurkan setiap warga yang beraktivitas di luar rumah untuk mengenakan masker.

Anjuran memakai masker juga diterapkan pada orang yang sehat, tidak terbatas bagi mereka yang merasa kurang sehat, meski sebelumnya pemakaian masker hanya diperuntukan bagi tenaga kesehatan dan orang sakit atau dalam proses penyembuhan.

“Namun, saat ini pemakaian masker diwajibkan bagi semua orang,” kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor, Sri Nowo Retno, Kamis (23/07/20).

Kadinkes menyatakan, Badan Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO) menegaskan pentingnya memakai masker baik bagi orang sakit maupun yang sehat untuk menghambat penyebaran Covid-19 dan akan tetap dianjurkan selama beberapa waktu ke depan hingga vaksin virus Corona ditemukan.

“Jadi, penggunaan masker yang benar dapat mengurangi risiko penularan virus Corona,” jelas Sri.

Sri menyebutkan, menurut Kemenkes, jika ada penderita Covid-19 dan ada orang sehat yang dua-duanya tidak menggunakan masker, maka  risiko penularan virus Corona 100%. Sementara, Apabila pembawa virus Corona tidak menggunakan masker, tetapi yang sehat menggunakan masker, maka risiko penularannya 70%.

Apabila pembawa virus Corona menggunakan masker bertemu dengan orang sehat yang tidak menggunakan masker, maka risiko penularannya 5%. Dan bila pembawa virus Corona dan orang sehat dua duanya memakai masker, maka risiko penularan hanya 1,5%.

“Kita mungkin tidak mengetahui apakah kita ini pembawa virus Corona atau tidak, dan kita juga tidak tahu apakah orang-orang yang kita temui adalah pembawa virus Corona atau tidak,” ujarnya.

Oleh karena itu, pentingnya menggunakan masker saat keluar rumah atau bertemu dengan orang lain selain keluarga. “Ini penting agar kita tidak berisiko tertular dari orang lain, atau berisiko menularkan virus ke orang lain,” tegasnya.

Hal penting lain yang harus diperhatikan adalah menggunakan masker dengan benar, yaitu menutupi hidung dan mulut, tidak menurunkan masker ke dagu, tidak membuka masker saat berbicara dekat dengan orang lain, dan tidak berdekatan makan bersama dengan orang lain.

“Karena pada saat berbicara, maka itu resiko keluarnya droplet dari mulut kita,” sebutnya.

Ke depan pihaknya akan memberlakukan sanksi bagi masyarakat yang melanggar aturan tidak memakai masker di tempat umum.

“Maka dari itu mulai dari sekarang kita harus mulai disiplin diri untuk selalu menggunakan masker dengan benar. Ingat, wabah Covid-19 ini belum berakhir, dan saat ini vaksin belum ada. Jika semua orang disiplin menggunakan masker, menjaga jarak dan mencuci tangan akan memutus rantai penularan virus Corona, karena disiplin kita adalah vaksin kita,” jelasnya.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.