Produk Kerajinan Tangan Karya Disabilitas Wawang Sunarya Tembus Pasar Internasional

0 34

Heibogor.com – Meski memiliki keterbatasan fisik, tak menyurutkan semangat Wawang Sunarya untuk berkarya di bidang seni. Penyandang disabilitas berusia 37 tahun ini mampu menciptakan kerajinan tangan yang unik dan lucu yang banyak disukai pembeli.

Dari hobinya yang suka menggambar sejak kecil, ia coba kembangkan dengan membuat karya seni berupa action figure dari kertas koran. Keterampilan itu, ia pelajari secara otodidak dan hanya mengandalkan internet sebagai tutorialnya.

Dari hobinya yang suka menggambar sejak kecil Wawang Sunarya tahun ini mampu menciptakan kerajinan tangan yang unik dan lucu yang banyak disukai pembeli. Andi/heibogor.com

Untuk membuat action figure, ia hanya membutuhkan kawat untuk rangka, lem, kertas koran dan cat akrilik. Hobinya melukis dan menggambar membuatnya tak kesulitan saat membuat action figur. Beberapa action figur yang telah ia buat kebanyakan superhero, seperti Batman, Superman, Spiderman, Samurai-X, dan lainnya.

Awalnya dia tidak menyangka kalau karya buatannya itu ternyata banyak peminatnya dan laku dijual. Dari situ ia coba-coba ikut pameran untuk lebih mengenalkan hasil karyanya. Seiring berjalannya waktu tepatnya di tahun 2012 ia mencoba membuat terobosan baru yaitu membuat miniatur boneka karakter yang terbuat dari resin dari yang awalnya hanya berbahan kertas koran.

Ditemui di workshop-nya yang berlokasi di Cibuluh, Kota Bogor, Wawang terlihat sibuk mengerjakan pesanan pembuatan karakter tokoh pewayangan dan maskot. Kerajinan tangan (handmade) Art Toys dari bahan clay dan resin tersebut kembali berproduksi setelah empat bulan terhenti akibat terdampak pandemi Covid-19. Ia pun kembali menjual action figurnya melalui media online.

Wawang menjelaskan, boneka figur yang ia buat berbagai macam sesuai dengan keinginan pembeli seperti tokoh pewayangan, superhero lokal, maskot pemerintah daerah maupun instansi, dan banyak juga pembeli yang memesan boneka bergambar wajah orang untuk dijadikan hadiah atau cinderamata.

“Boneka yang saya buat tergantung keinginan pemesan. Mau bikin karakter superhero bisa, mau bikin wajah seseorang seperti Deddy Corbuzier bisa, pernah saya buat. Yang sekarang lagi saya buat itu ondel-ondel untuk ikon Jakarta dan Bang Bek, Mpok Asih untuk ikon Bekasi. Lama pembuatannya 3 hari sampai 1 minggu,” jelasnya, Senin (20/7/20).

Untuk harga, sambung Wawang, dibanderol sesuai ukuran dan jenis permintaan pemesan. Kisarannya mulai dari Rp50 ribu hingga Rp 150 ribu. Untuk permintaan khusus dengan tingkat kesulitan yang berbeda harga dapat dinegosiasikan langsung.

Selain membuat boneka figur (handmade resin art toys) dengan nama brand Choco-01 ini, Wawang juga membuat gantungan kunci, tempelan kulkas, dan merchandise untuk acara-acara khusus hingga cinderamata untuk mahar pernikahan.

“Untuk promosi dan pemasaran saya gunakan sosial media. Produk ini, banyak dipesan dari wilayah Jabodetabek tapi ada juga dari luar pulau Jawa seperti Bangka, Lombok, Jambi, Riau, Kalimantan. Kalau di luar negeri pernah ikut pameran INACRAF di Jerman,” ungkapnya.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.