Jelang Idul Adha Pesanan Golok Naik Tajam

0 46

Heibogor.com – Jelang Idul Adha tidak hanya hewan kurban yang dicari, alat untuk menyembelihnya pun juga banyak diburu. Salah satu perajin pisau yang kerap menerima pesanan golok sembelih adalah A Friyana Wiradikarta.

Pande besi yang telah dikenal di seluruh Indonesia hingga mancanegara ini mengungkapkan, menjelang Idul Adha, pesanan golok sembelih dan pisau dapur selalu banyak bahkan meningkat dua kali lipat dari biasanya. Biasanya pesanan mulai ada setelah hari raya Idul Fitri hingga mendekati Idul Adha.

“Tahun ini, alhamdulillah masih banyak yang memesan meskipun jumlahnya tidak sebanyak tahun lalu karena ada pandemi Corona sekarang ini,” ungkap Friyana saat ditemui di workshop-nya di Jalan Bojong Pesantren, Kelurahan Bojongkerta, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, Sabtu (18/7/20).

Pria yang hobi berpetualang di alam terbuka ini menjelaskan, dalam membuat golok sembelih dan pisau dapur ia menggunakan bahan baja high carbon yang anti karat, kuat, dan tidak mudah rusak. Itu yang membuat pisau dengan brand AFW ini awet dan tidak selalu harus diasah.

“Untuk golok sembelih dengan bahan high carbon harganya Rp 1,7 juta. Sedangkan yang medium carbon Rp 900 ribu. Dan untuk pisau dapur itu Rp 150 ribu. Jadi, walaupun pisaunya sederhana tapi kuat, mewah, dan awet. Dan saya buat sarung pembungkusnya pakai kulit,” jelasnya.

Untuk memasarkan pisau buatannya, lanjut Friyana, ia memanfaatkan media sosial dan jejaring komunitas. Dari itu, ia mendapat pesanan tidak hanya dari Bogor tapi juga dari luar Bogor bahkan luar pulau Jawa seperti Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Kalimantan.

“Tahun lalu malah dari Malaysia yang banyak pesan pisau sembelih. Kalau tahun ini belum ada karena dampak dari Corona tadi. Dari itu, untuk memancing kembali animo pembeli, pada bulan April lalu saya memberi diskon sampai 40 persen. Dan alhamdulillah kini gairah pembeli mulai muncul kembali,” aku pria yang mulai membuat pisau adventure sejak tahun 2015 itu.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.