Tetap Nyanyi di Hajatan Warga, Ade Yasin: Sungguh Telalu Bung Rhoma!

0 57

Heibogor.com  – Bupati Bogor, Ade Yasin yang juga Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor mengaku geram dan meminta aparat bertindak tegas terkait acara hajatan warga yang menampilan penampilan Raja Dangdut, Rhoma Irama.

Diketahui Rhoma Irama tetap tampil dalam acara hajatan khitanan di Kampung Salak, Desa Cibunian, Pamijahan Kabupaten Bogor pada Minggu (28/6/20). Padahal, sebelumnya Rhoma sendiri sempat membuat klarifikasi tidak akan menggelar atau tampil dalam hajatan yang membuat kerumunan orang tersebut.

Meski dalam acara Rhoma Irama hadir sebagai tamu undangan, ia tetap menyanyikan beberapa lagu sehingga mengundang keramaian, bahkan turut hadir Rita Sugiarto, Yunita Ababil, Wawa Marissa, Caca Handika, Yus Yunus dan beberapa artis ibu kota lainnya. Padahal Kabupaten Bogor masih dalam masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Proporsional hingga 2 Juli 2020.

“Gugus Tugas sudah bersikap tegas dengan mengirimkan surat peringatan agar Bung Rhoma tidak tampil dan segala bentuk hiburan ditiadakan karena bisa mengundang keramaian. Namun kenyataan beberapa acara tetap digelar, tidak mengindahkan peraturan Pemkab. Bogor yang tertuang dalam Perbup No. 35 tahun 2020,” kata Ade Yasin dalam keterangan tertulis, Minggu (28/6/20) malam.

Untuk itu, ia meninta semuanya diproses secara hukum, tidak pandang bulu siapapun orang yang melanggar aturan. Lantaran Kabupaten Bogor yang masih menerapkan PSBB Proporsional yang diharapkan dapat menurunkan angka penyebaran Covid-19 sebelum masuk new normal.

“Jangan sampai Kabupaten Bogor menjadi Epicentrum Covid-19 karena ulah orang-orang yang tidak bertanggung jawab,” tandasnya.

Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Bogor, Syarifah Sofiah, turut menyesalkan penampilan pelantun ‘darah muda’ tersebut di salah satu zona merah Kabupaten Bogor.

“Video tampilnya Rhoma Irama sudah diterima oleh Gugus Tugas. Gugus Tugas Kabupaten Bogor menyesalkan terjadinya acara tersebut karena masa PSBB Proporsional belum berakhir. Padahal sebelumnya ibu Bupati sudah melayangkan surat kepada pihak penyelenggara hajatan, agar membatalkan atau menunda penampilan Rhoma Irama sampai selesainya masa PSBB,” jelas Syarifah.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.