Ada 9 Orang Reaktif Covid-19 Saat Tes Cepat dan Swab Massal di Puncak

0 52

Heibogor.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor menggelar rapid dan swab tes massal di area wisata Puncak, Cisarua, Kabupaten Bogor, Sabtu (20/6/20).

Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Bogor, Syarifah Sofiah menyebut sebanyak 776 baik wisatawan dan pedagang yang tersebar di tiga titik mengikuti tes masal tersebut. Hasilnya ditemukan 9 orang reaktif COVID-19.

“Hasil rapid test di kawasan Puncak total peserta 776 orang dan 9 orang hasilnya reaktif,” ungkap Syarifah dalam keterangannya.

Semua peserta dites secara massal di tiga titik berbeda dengan rincian yakni Masjid At-tawuun sebanyak 200 orang dengan 6 reaktif, wisata Gunung Mas 252 dengan 3 reaktif dan Pos Gadog 324 dengan nihil reaktif.

Sebelumnya, Bupati Bogor Ade Yasin mengatakan rapid test dilakukan secara acak di tiga lokasi berbeda memprioritaskan wisatawan dari luar Kabupaten Bogor terutama Jakarta.

“Target rapid tes untuk pengunjung yang ber-KTP Jakarta dan pedagang warung sekitar. Kalau di Gadog target mobil plat B,” kata Ade Yasin, kepada wartawan.

Rapid tes tersebut sebagai bentuk antisipasi penularan COVID-19 di wilayah Cisarua, Kabupaten Bogor. Meski objek wisata belum dibuka, namun antusiasme masyarakat datang ke Puncak sangat tinggi sehingga menyebabkan kerumunan. Terlebih banyak wisawatan dari luar Kabupaten Bogor yang datang ke Puncak seperti dari Jakarta.

“Antisipasi hari ini kami akan jaring orang-orang yang datang ke Puncak untuk dirapid test,” jelasnya.

Rencananya rapid tes akan kembali digelar kembaku di area rekreasi Taman Wisata Matahari (TWM), Rest Area Riung Gunung, Parkir Puncak Pass pada Minggu 21 Juni 2020 besok.

Menurutnya, Pemkab Bogor belum bisa menutup akses ke kawasan Puncak mengingat jalur tersebut merupakan jalan nasional dan sebagai akses ke luar wilayah Bogor seperti Cianjur dan Bandung.

“Kita tidak bisa menutup jalan ke Puncak karena ini adalah jalur nasional dan juga banyak masyarakat menuju Cianjur dan Bandung,” jelasnya.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.