Gojek Perluas Layanan Bantu Mitra dan Masyarakat

Imbas Pandemi Covid-19 Tak Ada Layanan GoRide

0 118

Heibogor.com – Adanya penerbitan aturan Permenhub Nomor 18 Tahun 2020, Pasal 11 ayat 1 huruf c yang mengatur tentang pengendalian transportasi roda dua (motor) membuat driver ojek online (ojol) dilarang mengangkut penumpang saat pembatasan sosial berskala besar (PSBB) diberlakukan demi mencegah penyebaran Covid-19.

Sejumlah driver pun dibuat cemas oleh kebijakan tersebut karena bakal menggerus penghasilan mereka yang sudah anjlok sejak terjadi pandemi Covid-19.

Melihat permasalahan sosial yang dialami mitra driver Gojek roda dua yang terdampak akibat berlakunya PSBB di Kota dan Kabupaten Bogor, Kota Depok, Kota dan Kabupaten Bekasi (Bodebek), Gojek melakukan beberapa upaya untuk membantu mitranya.

Diketahui, sejalan dengan penerapan PSBB di Bodebek, layanan transportasi GoRide untuk sementara waktu ditiadakan. Dengan demikian, pengemudi Gojek tidak bisa mengambil penumpang kecuali layanan antar barang serta layanan GoCar dan GoBlueBird yang merupakan layanan transportasi roda empat yang tetap tersedia dengan maksimal jumlah penumpang 2 orang per unit kendaraan selama penerapan PSBB.

Saat dikonfirmasi, Head Regional Corporate Affairs Gojek region Jabar, Banten, Jateng, DIY, Arum K. Prasodjo mengatakan, meski mitra driver Gojek roda dua tidak bisa melayani layanan angkut penumpang atau GoRide tapi mereka masih bisa beroperasi menjalankan layanan GoFood, GoSend, GoMart, GoShop.

Lebih jelas ia menjabarkan, mitra driver Gojek roda dua dalam kesehariannya melayani layanan transportasi (GoRide), pesan antar makanan (GoFood), Pengiriman barang atau dokumen (GoSend), dan belanja kebutuhan harian di layanan (GoShop, GoMart, GoMed/beli obat).

“Mitra driver Gojek roda dua sudah otomatis beroperasi menjalankan layanan GoFood, GoSend, GoMart, GoShop. Jadi, meski di masa PSBB ride-nya off, layanan lain tetap on. Mereka siap dengan layanan itu baik masa PSBB atau tidak. Bahkan membelikan obat lewat layanan GoMed selama PSBB juga bisa untuk sementara,” jelasnya.

Apakah driver bisa memilih layanan? sambung Arum, tentu bisa tergantung order yang masuk. Sistem akan kirim order secara acak. Prinsip dasarnya 1 mitra driver roda dua melayani GoRide, GoFood, GoSend, GoShop, GoMart, GoMed. Jadi, dari sisi ekonomi, Gojek terus meningkatkan dan memperluas layanan untuk membantu mitranya dan masyarakat. Dengan demikian mitranya tak perlu cemas kehilangan order karena masih dapat memberi pelayanan lain.

Selain itu, demi menjaga keamanan dan keselamatan mitra driver Gojek dari risiko paparan Covid-19, Gojek juga telah mengoptimalkan 15 Posko ‘Aman Bersama Gojek’ di Bodebek sebagai checkpoint protol kesehatan mitra driver seperti pembagian masker dan hand sanitizer untuk para driver yang memberikan layanan GoFood, GoSend, GoShop, GoMart dan GoCar, cek temperatur tubuh serta disinfektasi kendaraan secara berkala.

Sedangkan bagi masyarakat, Gojek juga turut membantu untuk tetap bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari melalui perluasan layanan GoFood, GoMart, GoShop, GoSend, dan kemudahan belanja kebutuhan merchant GoFood di GoFresh.

“Meningkatkan layanan sekaligus menjaga keamanan dan keselamatan mitra serta pengguna adalah prioritas utama kami. Dari itu, Gojek terus meningkatkan himbauan protokol keselamatan dan kesehatan untuk melindungi para mitra driver dan pengguna layanan Gojek dari risiko paparan Covid-19,” tandasnya.

Di tempat terpisah, Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil saat melakukan pengecekan hari pertama pelaksanaan PSBB di Kota Bogor mengatakan, telah memberi instruksi kepada PT. Pos untuk bermitra dengan ojol dan opang. Harapannya agar para ojol dan opang masih bisa bekerja.

“Nah, PT. Pos ini, saya instruksikan untuk bermitra dengan ojol dan opang, kira kira begitu. Ojol ini, akan mengantar sembako dari kita. Jadi, perkiriman mungkin 2 bok per 2 rumah tangga. Ada telor, beras, minyak goreng, gula, sarden, vitamin, mie instan dan lain-lain. Harapannya apa, agar para ojol dan opang ini, masih bisa bekerja dan sesuai arahan hanya mengangkut barang saja,” kata pria yang akrab dipanggil Kang Emil itu.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.