Cegah Penyebaran Corona, Wisatawan Asing Dibatasi Masuk ke Bumi Tegar Beriman

0 110

Heibogor.com- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) terus berupaya untuk mengantisipasi penyebaran virus corona (Covid-19) agar tidak masuk wilayahnya, salah satunya mulai membatasi sejumlah aktivitas yang menimbulkan kerumunan massa, termasuk wisata. Bupati Bogor Ade Yasin mengatakan akan membatasi jumlah wisatawan asing yang berkunjung ke Kabupaten Bogor.

“Harus kita sikapi secara cepat, makanya kami lakukan semi lockdown. Artinya wisata masih di persilahkan berjalan, untuk yang lokal. Tetapi untuk wisatawan asing kita ada pengawasan khusus,” ujar Ade Yasin usai rapat penanganan corona bersama dinas terkait di Pendopo Bupati, Cibinong, Kabupaten Bogor, Minggu (15/3/20) kemarin.

Wisatawan asing yang masuk ke Kabupaten Bogor, kata Ade akan berstatus Orang Dalam Pengawasan (ODP) selama berada di wilayah Kabupaten Bogor. Penanganannya akan sesuai dengan prosedur standar dan intensif termasuk untuk hotel dan restoran. “Untuk wisatawan asing kita ada pengawasan khusus bagi mereka, tergolong ODP dan sesuai prosedur,” jelasnya.

Ade mengaku belum dapat memutuskan untuk melakukan lockdown di Kabupaten Bogor. Ia mengkhawatirkan bila diberlakukan lockdown akan mematikan perekonomian masyarakat. Terlebih yang bergerak di sektor wisata.

“Kalau ditutup semua saya khawatir perekonomian mati. Mengingat banyak masyarakat yang bergerak di sektor wisata, berdagang dan usaha. Mereka harus makan dahulu, jadi kalau kita tutup secara keseluruhan akan mematikan usaha mereka,” bebernya.

Selain itu, Ade menjelaskan, sejumlah kegiatan juga akan ditangguhkan, seperti Boling (Rebo Keliling), HUT Damkar, Peringatan Isra Mi’raj, hingga menangguhkan perjalanan dinas keluar daerah dan luar negeri. Sebelumnya, Ade juga sudah memutuskan untuk meliburkan sekolah selama 2 minggu ke depan sesuai arahan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.

“Sekolah kita liburkan. Instruksi gubernur, tanggal 16 sampai 28 Maret tapi tetap anak-anak yang libur di kasih PR (Pekerjaan Rumah) banyak, supaya tidak kemana-kemana dan belajar di rumah,” ungkapnya.

Sementara itu, Pihaknya dalam waktu cepat akan menutup sementara kegiatan yang sifatnya umum perkumpulan massa. Sekaligus menghimbau kepada masyarakat agar mengurangi aktivitas di tempat perkumpulan massa. “Akan kita tutup sementara yang sifatnya umum perkumpulan massa,” singkatnya.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.