Hunian Tetap Korban Bencana Alam Sukajaya Baru Siap Seluas 8 Hektare

0 36

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Heibogor.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor mengaku hanya baru bisa menyiapkan 10 persen dari total 81,7 hektare yang sudah disiapkan sebelumnya. Artinya, hanya baru sekitar 8 hektare di empat titik yang telah disiapkan dari total 81,7 hektare kebutuhan untuk hunian tetap (Huntap).

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappedalitbang) Kabupaten Bogor, Syarifah Sofiah menjelaskan bahwa 8 hektare tersebut telah berdasar hasil kajian oleh tim geologi yang di mana lahannya aman tidak masuk dalam zona merah. “Keempat titik itu di lahan PTN Cikasungka, Sukamaju, Kampung Urug dan Harkat Jaya,” kata Ifah, sapaan akrabnya, Jumat (14/2/20).

Ifah mengungkapkan bahwa lahan itu akan diperuntukkan terlebih dahulu untuk 4.000 masyarakat yang terdampak bencana di Bogor Barat. “Total untuk 4.000 rumah rusak. Lalu ada 2.000 yang terancam. Tapi kita dahulukan yang 4 ribu itu,” sambungnya.

Pihaknya akan terus melakukan koordinasi dengan tim ahli geologi. Sehingga, diharapkan pembangunan huntap secara bertahap dapat segara dilakukan dan rampung sebelum memasuki bulan puasa. “Tim geologi terus memeriksa, mudah-mudahan bisa cepat. Di dalam masa transisi ini kita targetkan Pembersihan lahan (land clearing), nanti baru pembangunannya,” ungkapnya.

Sebelumnya, Kepala Bidang Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappedalitbang) Kabupaten Bogor, Irma Lestiana mengatakan dua titik terdapat di Kecamatan Cigudeg di Kampung Tamansari, Desa Sukamaju seluas 3,4 hektar dan di Kampung Sigoong, Desa Sukaraksa seluas 3,8 hektare. Sedangkan dua titik lainnya terdapat di Kecamatan Sukajaya, di Kampung Urug, Desa Urug seluas 6,27 hektare dan Kampung Baru, Desa Kiarapandak seluas 4 hektare.

 

Tinggalkan Balasan