Buruh Kembali Geruduk Bupati Tuntut Ubah Aturan BPJS dan Tolak Omnibus Law

0 197

Heibogor.com – Ribuan serikat buruh dan pekerja kembali menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung Tegar Beriman, Cibinong, Kabupaten Bogor, Kamis (23/1/20) siang. Kurang lebih terdapat 2.300 demostran yang menggeruduk kembali Kantor Bupati tersebut.

Para buruh menuntut berbagai macam hal terutama menolak adanya omnibus law yang dianggap merugikan mereka. “Omnibus law merugikan kita. Kita akan dibayar per jam itupun kalau besar gapapa, tapi gaji kita kecil,” teriak salah seorang demostran dalam orasinya.

Terlebih salah seorang Korlap, Mujimin mengatakan, adanya omnibus law nantinya akan membuat para pekerja lokal kehilangan pekerjaan. “Nantinya orang luar boleh berkerja di sini. Lama-lama WNA itu yang akan mengisi pekerjaan dan kita tergusur,” ungkapnya.

Selain itu, Mujimin mengatakan tuntutan mereka dalam aksi tersebut seperti merekomendasikan Upah Minimum Sektoral Kota/Kabupaten (UMSK) Tahun 2019 dari Pemerintah Kabupaten Bogor untuk diserahkan kepada Provinsi Jawa Barat dan segera ditetapkan.

“Kami pun menolak kenaikan iuran BPJS, meminta kepada Pemerintah Kabupaten Bogor agar memperhatikan dan merubah pelayanan BPJS lebih baik lagi di Kabupaten Bogor dan yang terpenting menolak omnibus law,” tambahnya.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.