Asyik!Februari Mitra Gojek Dapat Shelter di Jalan Mayor Oking

0 80

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Heibogor.com – Menindaklanjuti Memorandum of Understanding (MoU) antara Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor dengan Gojek Bogor, terkait rencana pembangunan shelter Gojek di Jalan Mayor Oking, Kota Bogor, Pemerintah Kota Bogor melakukan pembahasan tehnis dengan pihak Gojek Bogor di kantor Dinas Perhubungan, Kota Bogor, Rabu (22/1/20).

Usai pertemuan, Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim menyampaikan, yang dibahas tadi tentang masalah-masalah tehnis pembangunan shelter Gojek di Jalan Mayor Oking. Bagaimana ukurannya, panjangnya, berapa kapasitas tampungnya, berapa lama proses waktu pembangunannya dan sebagainya. Desain shelter sudah ada tapi masih harus direvisi. Shelter yang akan dibangun baru satu titik yaitu di Jalan Mayor Oking yang lokasinya di exit parkir mobil PT KAI dengan luas 6×30 meter.

“Intinya program yang Gojek laksanakan adalah rencana penghibahan shelter kepada pemkot Bogor. Rencana tehnisnya shelter ini dibangun oleh pihak Gojek. Nantinya, shelter ini, bisa dimanfaatkan oleh semua kepentingan umum. Bisa pengguna angkot, pengguna ojol, pejalan kaki dan sebagainya. Termasuk bisa untuk berteduh juga kalo misalnya ujan. Nanti kita juga meminta pihak ojol yang merk lain untuk mengikuti langkah yang sama yang sudah dilakukan oleh Gojek,” kata Dedie.

Kemudian, lanjutnya, dalam proses penghibahan ini, tentunya ada hal-hal tehnis yang harus dipenuhi. Namun karena ini sifatnya adalah utilitas umum jadi tidak diperlukan izin IMB dan sebagainya. Jadi sebagai kelengkapan sarana prasarana lalu lintas.

Dedie mengungkapkan, pemkot Bogor punya rencana untuk memindahkan seluruh pickup ojol di Jalan Paledang ke Jalan Mayor Oking. Jadi, ada rencana jangka menengah untuk menutup pemanfaatan Jalan Palendang yang saat ini, dipakai sebagai pickup ojol. Ini dalam rangka ke arah sana.

Sementara, Mantino Stefanus selaku District Head Gojek Bogor menambahkan, time line konstruksinya akan dimulai di bulan Februari. dengan adanya shelter ini, harapannya bisa mengatur lalulintas menjadi lebih tertib di area Stasiun Bogor.

“Seperti kita ketahui Stasiun Bogor itu, berlaku sebagai transport yang paling besar di Kota Bogor. Dengan adanya kerjasama ini, kita berharap akan ada pengkondisian yang permanen di area Stasiun Bogor sehingga ke depannya ojol dari Gojek bisa lebih tertib karena kita sudah mengatur tempat pickup dan dropout-nya. Harapan kami ke depannya ini bisa dibuat di tempat-tempat lain,” ungkapnya.

Tinggalkan Balasan