Istri Mitra Go Jek Berlatih Bisnis Kuliner Lewat Gobis

0 266

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Heibogor.com – Sebanyak 150 istri-istri mitra Gojek se wilayah Kota dan Kabupaten Bogor diberikan pelatihan memasak di hotel 101 Jalan Suryakancana, Kota Bogor, Minggu (19/1/20).

Distrik Operation Manager Gojek Bogor Depok, Adi Setiadi menjelaskan, kegiatan pelatihan memasak pertama ini, dikhususkan hanya untuk keluarga dari mitra gojek baik itu roda dua maupun roda empat. Untuk tahap pertama pihaknya mengundang 150 orang dari wilayah Bogor kota dan kabupaten yang dipilih melalui komunitas yang terdaftar di Gojek.

“Kami ingin lihat keberhasilan dari program ini. Yang pertama kita lihat adalah istri-istri mitra yang sudah memiliki usaha khususnya di bidang kuliner untuk dapat berpartisipasi. Dia punya usaha bidang kuliner tapi belum terdaftar di dalam Gobis sebagai salah satu layanan dari Gojek. Kedua, adalah istri-istri mitra yang sudah punya usaha tapi sifatnya masih di dapur sendiri. Ketiga kami buka secara umum,” jelasnya.

Selain dari kelas memasak, lanjutnya, tahapan selanjutnya membuat suatu program pembekalan. “Jadi, kami akan memberikan bekal-bekal bagaimana cara memilih nama merchand yang bagus, bagaimana cara mengambil suatu foto makanan yang bagus, bagaimana cara melakukan suatu promosi yang bagus. Kami akan evaluasi mitra-mitra ini selama tiga bulan. Kami tidak akan lepas begitu saja tapi kita akan bina mereka. Sehingga harapan kita menjalankan program ini adalah istri-istri mitra Gojek dapat berkontribusi untuk pendapatan keluarga mitra itu sendiri. Itu tujuannya,” terangnya.

Untuk masyarakat umum, sambungnya, ke depannya akan dibuka dengan syarat memiliki modal awal untuk berwirausaha. Permodalan itu bentuknya segala macam, bentuknya materi atau inmateri. Yang coba diberikan sekarang awalnya inmateri dulu pembekalan.

“Karena berdasarkan pengalaman kita sudah ada beberapa contoh merchand-merchand dari kita Gobis yang sudah sukses. Yang paling utama buat mereka adalah bukan modal sebetulnya tapi semangat dulu yang pertama. Kedua, pengetahuan tambahan tentang menentukan harga jual, bagaimana cara melakukan promosi, baru modal itu yang kesekian,” bebernya.

Ia menambahkan, progam ini, sudah dijalankan secara nasional. Asal muasalnya dari West Java. “Sekarang di West Java memberikan suatu dampak sosial yang luar biasa dan sudah mulai menyebar ke seluruh Indonesia sekarang untuk menjalankan program yang serupa. Kami dari gojek Indonesia sebagai perusahaan aplikasi akan memfasilitasi itu,” ungkapnya.

Sementara, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Bogor, Ganjar Gunawan yang hadir di acara ini menyampaikan, hari ini, dari Disperindag mensupport apa yang digagas Gojek. Ini bagian dari kepentingan Pemkot Bogor dengan mengembangkan wirausaha baru atau UMKM di Kota Bogor agar lebih meningkat. Dimana, pelatihan ini tujuannya meningkatkan ekonomi keluarga besar Gojek, tapi ke depannya berkepentingan bagi masyarakat yang ingin menjadi pelaku UMKM.

“Jadi, Pemkot Bogor dan Gojek memfinalisasi secara umum atau global, dalam MoU di mana kami berkepentingan untuk pengembangan wirausaha baru. Banyak sektor lain yang digagas dalam kerjasama dengan Gojek. Jadi, kami berpikir bagaimana muncul pelaku UMKM baru yang menyediakan lapangan pekerjaan,” kata Ganjar.

Ganjar menuturkan, nantinya juga akan disampaikan agar layanan Gojek ini merambah dunia UMKM Kota Bogor. Sekarang ini, tahap awal dahulu, baru nanti ditambahkan. “Jadi, ini program baru. Nanti kami juga melakukan pendampingan kepada peserta pelatihan disini,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan