Tumpukan Sampah Kiriman Hiasi Badan Jalan hingga Jadi Momok Bojonggede

0
Warning: A non-numeric value encountered in /www/wwwroot/heibogor.com/wp-content/themes/publisher/includes/func-review-rating.php on line 212

Warning: A non-numeric value encountered in /www/wwwroot/heibogor.com/wp-content/themes/publisher/includes/func-review-rating.php on line 213
75

Heibogor.com – Sampah tetap menjadi persoalan serius hingga saat ini, pasalnya masih terdapat masyarakat yang tidak bertanggung jawab yang kerap membuang sampah sembarangan. Salah satu tumpukan sampah yang miris terdapat di Bojonggede, Kabupaten Bogor.

Pantauan heibogor.com pada Sabtu (18/1/20) sampah yang ada di pinggir jalan jembatan sungai Kampung Sawah RT 1 RW 9, Bojonggede ini justru terlihat miris lantaran sudah tertulis larangan membuang sampah namun warga masih membandel membuang sampah sembarangan sampai-sampai hampir menutupi setengah jalan tersebut.

Ketua RT 1, Zaenal mengatakan bahwa permasalahan utama ada pada manusianya, dirinya menegaskan bahwa sampah tersebut bukanlah warganya yang membuang. Tapi warga lain yang kerap melintas. “Intinya bukan warga kami yang membuang sembarangan, tapi warga lain yang setiap hari lewat sini,” ujarnya saat ditemui heibogor.com.

Zaenal menambahkan, tempat tersebut sudah ditutup dengan papan dan bertuliskan larangan buang sampah. Namun tetap saja hal tersebut sia-sia lantaran orang tak bertanggung jawab masih terus membuang sampahnya disana.
“Sempat dikeruk sebulan lalu terus ditutup. Tapi ada lagi yang buang, dari mana-mana yang buang kan ini dilintasi empat kampung,” tambahnya.

Kepala Desa Bojonggede, Dede Malvina mengaku bahwa program pengangkutan sampah pihaknya sudah dijalankan sesuai dengan kemampuan dana yang ada di desa, bahkan dirinya menawarkan kepada setiap kepala RT/RW terkait dana pembuatan lahan pembuangan sampah. “Betul (kita tawarkan) desa selalu siap untuk melakukan ekspansi anggaran syaratnya tentu ada, ada lahan yang sudah siap dan bersih,” katanya saat dihubungi.

Zaenal juga membenarkan bahwa Kades sempat menawarkan dana untuk membangun tempat sampah. “Dikasih dana gratis, malah ditawarin. Cuma banyakan warga pada gak mau kasih lahan,” ujarnya. Dirinya mengaku bahwa warganya tak ada satu pun yang ingin menyediakan lahan kosong sebagai tempat pembuangan sampah. Selain itu dirinya juga tak mau mengambil uang yang tak ada hasilnya. “Ngambil uang doang tapi tidak buat tempat sampah ya percuma,” ungkapnya.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.