Masa Tanggap Darurat Bencana Diperpanjang 2 Minggu ke Depan

0 17

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Heibogor.com – Masa tanggap darurat bencana di Kabupaten Bogor akhirnya diperpanjang hingga 14 hari ke depan terhitung sejak hari ini, Rabu (15/1/20). Hal tersebut dilakukan agar akses yang belum terjangkau seperti di Desa Cisarua dan Desa Cileuksa dapat dilalui kembali oleh kendaraan.

Selain itu, 14 hari ke depan juga akan difokuskan kepada dibukanya akses jalan utama dan infrastruktur. Serta pendataan jumlah korban. Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Burhanudin menuturkan hal itu setelah rapat koordinasi validasi data kebencanaan kecamatan terdampak di Kantor Kecamatan Cigudeg mengungkapkan bahwa dalam rapat disepakati bahwa masa tanggap darurat bencana diperpanjang.

“Secara umum hasil rapat hari ini adalah kami bersepakat untuk tanggap darurat diperpanjang, maksimal 14 hari kerja dari hari ini,” kata Burhanudin kepada wartawan, Rabu (15/1/20).

Dirinya menambahkan, Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertahanan (DPKPP) Kabupaten Bogor akan melakukan penghitungan terhadap jumlah rumah yang terdampak bencana baik itu yang rusak ringan hingga rusak berat.

“DPKPP juga akan turun mengecek rumah rusak berat dan ringan. Mereka menyanggupi kurang lebih terdapat 4.000 laporan sementara dari Camat dan Desa. Siap didata satu minggu ke depan. Semua di 4 kecamatan yang terdampak,” tambahnya.

Burhan, sapaan akrabnya mengaku bahwa kendala dilapangan disamping medan yang berat, juga dipengaruhi oleh faktor cuaca. Sehingga membuat tanggap darurat bencana di Kabupaten Bogor diperpanjang.

Tinggalkan Balasan