Lestarikan Bahasa Sunda Lewat Program Kemis Nyunda

0 300

Heibogor.com – Berlatar belakang akan kekhawatiran Bupati Bogor, Ade Yasin akan bahasa Sunda yang dikhawatirkannya punah, Pemkab Bogor mencanangkan Program Kemis Nyunda yang perdana dilauncing Kamis (19/12/19) pagi di SMPN 3 Cibinong.

“Hari ini kita launcing Kemis Nyunda ini adalah ajakan Bupati Bogor untuk para pelajar sekolah untuk mengingat dan membudayakan kembali bahasa Sunda,” ujar Bupati.

Bupati menjelaskan agar bahasa Sunda dibiasakan dalam percakapan sehari-hari dalam pergaulan, paling tidak seminggu sekali supaya bahasa Sunda ini tidak punah. “Karena kita lihat sekarang ini anak-anak lebih pintar berbahasa lain sementara bahasa ibu-nya mereka tidak tahu,” kata Ade.

Ke depannya guna menjaga komitmen program tersebut Ade menjelaskan akan meminta para guru untuk membiasakan para siswanya memberikan pengetahuan-pengetahuam seperti imbauan di papan tulis ada tulisan Sunda dengan terjemahan bahasa Indonesia.

Ia menambahkan, komitmen kita juga ke depannya dengan adakan setiap tahun berbagai lomba pidato, lomba menulis bahasa sunda, ngabodor, ngawayang dsb. Sehingga ada ketertarikan dari generasi muda untuk ikut melestarikan. Kita akan imbau dalam bentuk tertulis.

“Tapi sekarang ini kita mengajak dulu, kita kemas dulu biar ada ketertarikan dahulu dari anak muda juga termasuk masyarakat Bogor,” jelasnya.

Ade berharap agar komitmennya dapat dimumai dari guru kemudian murid bahkan PNS di kantor paling tidak percakapan yang menggunakan bahasa Sunda. “Supaya Sunda ini lebih friendly. Kalau rapat formal belum bisa yah itu beda lagi, belum tentu orang Sunda semua,” pungkasnya.

Sementara itu Kepala Dinas Pendisikan Kabupaten Bogor, Entis Sutisna menambahkan bahwa Program tersebut adalah lanjutan dari apa yang sudah ada di kurikulum. “Disekolah kan sudah ada kurikulum, 2 jam untuk bahasa Sunda. Tinggal sekarang ada penguatan dari Bupati lagi setelah launcing perdana ini,” ujar Entis.

Lanjut Entis, ini merupakan lanjutan komunikasi di sekolah disamping mereka (siswa/i) belajar bahasa sunda dalam pelajaran. Tinggal bagaimana ada tekanan pelajaran Bahasa Sunda dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari hari terutama di hari kamis semua mulai dari guru, siswa, semua berbahasa Sunda.

“Keinginan ibu Bupati sebenarnya, semua intansi pemerintah Kabupaten Bogor berbahasa Sunda dalam komunikasi sehari hari khusus hari kamis,” ujarnya.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.