Tani Center IPB Adakan Kuliah Pengolahan Pangan Dukung Pengusaha Kecil

0 82

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Heibogor.com – Pengembangan produk olahan pertanian merupakan salah satu cara meningkatkan nilai tambah dan pendapatan keluarga petani. Menyadari hal ini, tani center LPPM IPB menggelar pelatihan pengolahan pangan bagi usaha kecil dan rumah tangga petani. Kegiatan yang digelar Selasa (10/12/19) di Kampus IPB Dramaga ini membahas dua topik utama yaitu Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik (CCPOB) dan Sertifikasi Halal untuk IRT.

Kepala Tani Center LPPM IPB, Hermanu Triwidodo mengemukakan dengan kegiatan ini IPB berharap petani memiliki nilai tambah. Pengolahan produk pasca panen dapat meingkatkan nilai produk pertanian. Dengan demikian pendapatan yang diterima keluarga petani dapat meningkat.

“Ini adalah bentuk komitmen IPB untuk terus menjadi bagian dari pembangunan sector pertanian dalam arti luas. Melalui kegiatan ini diharapkan terjadi transfer inovasi teknologi kepada para pelaku usaha tani” terang Hermanu.

Kegiatan ini diikuti lebih dari 125 orang yang terdiri dari ibu rumah tangga petani dan pengusaha kecil. Narasumber yang mengisi kegiatan ini adalah para ahli dari Fakultas Teknologi Pangan IPB.

Menurut Niken Ayu Permatasar sebagai narasumber kegiatan, penguatan kapasitas pelaku usaha pengolahan perlu terus dilakukan. Dengan kapasitas yang memadai maka proses produksi pangan olahan dapat dilakukan dengan cara yang baik.

“Produksi dengan cara produksi pangan olahan yang baik atau CPPB sangat penting untuk menghasilkan pangan yang aman, bermutu dan layak dikonsumsi,” ujar Niken.

Sementara itu narasumber lain, Dr.Ir. Mulyorini Rahayuningsih, ahli pengolahan pangan dari fakultas Teknologi Pangan, mengemukakan selain penting memperhatikan cara pengolahan yang baik juga perlu memperhatikan aspek halal.

“Konsumen kita sebagian besar muslim, sebagai produsen maka wajib menghadirkan pangan yang tidak hanya baik dan bergizi namun juga halal,” tambah Mulyorini.

Pelatihan peningkatan kapasitas para pelaku usaha ini merupakan agenda rutin tani Center LPPM IPB. Hermanu berharap kedepan makin banyak pelaku usaha pertanian yang dapat dilayani Tani Center.

“Tani Center IPB sebagai etalase inovasi pengetahuan dan teknologi IPB akan terus menjembatani akses petani terhadap pengetahuan dan teknologi tersebut. Pelatihan seperti ini merupakan salah satu metode transfer informasi tersebut” pungkas Hermanu.

Tinggalkan Balasan