Wabup Iwan Dorong Indeks Minat Baca Warga Naik

0 94

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Heibogor.com – Wakil Bupati (Wabup) Bogor, Iwan Setiawan berpendapat bila ingin meningkatkan indeks baca masyarakat Kabupaten Bogor ada beberapa upaya yang harus disoroti termasuk dukungan pemerintah, anggaran hingga sumber daya manusia (SDM).

Hal ini turut disampaikan pria asal Cisarua tersebut setelah meresmikan Festival Arsip dan Literasi 2019 di Gedung Dinas Arsip dan Perpustakaan, Cibinong, Kabupaten Bogor.

“Kalau untuk meningkatkan indeks dari sekarang perlunya dukungan pemerintah pusat yang harus maksimal. Termasuk anggaran, SDM dan juga bagaimana kebijakan pemerintah. Supaya tingkat indeks ini naik. Itu salah satu upaya untuk meningkatkan indeks,” kata Iwan kepada wartawan, Selasa (10/12/19).

Menurutnya ada pula cara lain dengan menginstruksikan 40 bunda literasi yang baru di kukuhkan ke seluruh wilayah, bekerja untuk meningkatkan indeks itu. Tak hanya itu, Bagi Iwan, peranan setiap lapisan masyarakat dinilai penting guna meningkatkan indeks tersebut.

“Untuk meningkatkan indeks tak bisa hanya arsip dan literer yang bekerja, tapi seluruh lapisan masyarakat termasuk pemerintah kecematan, pemerintah desa,” ujarnya.

Semangat 4.0, lanjutnya harus dibuktikan dengan bagaimana kita mengubah pola yang tadinya berdasar kepada kertas, justru harus mulai disosialisasikan bagaimana penggunaan digital. Iwan mengaku sudah melakukan digitalisasi tersebut mulai dari setiap SKPD.
“Soal digitalisasi arsip sudah mulai dari SKPD, supaya efesiensi dan efektif,” pungkasnya.

Iwan berharap agar masyarakat tertarik datang ke perpustakaan terlebih bila perpustakaan bentuk digital mampu menjadi sarana edukasi bagi anak-anak sekolah.

“Kami ingin kedepannya masyarakat tertarik datang, atau menggiring anak-anak sekolah dikenalkan membaca digitalisasi maupun secara langsung di perpustakaan,” harapnya.

Secara terpisah, istri Wabup, Kalimatu Sadiah turut membeberkan program kedepannya guna meningkatkan minat baca di tahun 2020 mendatang,

“Bekerjasama dengan Dinas Arsip dan Perpustakaan Nantinya akam ada Pusling (Perpustakaan Keliling) perkecamatan ada 1 mobil yang keliling. Ada jadwal berbeda setiap jamnya di setiap kecamatan, ada pendongeng juga untuk anak-anak mau datang,” ujarnya.

Tak hanya itu, lanjutnya akan adanya Program literasi ke depan berupa pelatihan-pelatihan literasi tentunya. “di 2020 nanti, sehingga target naik tahun depan kita harap kalau bisa bahkan menjadi 56,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan