Pangkas Pengangguran di Bumi Tegar Beriman Lewat Penghapusan SMK

0 104

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Heibogor.com – Setelah Wakil Bupati (Wabup) Bogor, Iwan Setiawan memohon dukungan ke pemerintah pusat agar membangun lulusan SMK diserap ketenagakerjaannya oleh Industri. Kemudian ada langkah lain yang sebelumnya oleh Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil pernah dicanangkan terkait penghapusan beberapa SMK, karena berdasarkan statistik jumlah pengangguran yang berasal dari lulusan SMK cukup besar.

Hal itu turut dibenarkan oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah 1 Kabupaten Bogor, Dadang Sufyan bahwa setidaknya akan ada beberapa SMK di Kabupaten Bogor yang nantinya akan dihapus.

“Sekarang sedang didata, di proses banyak SMK yang kurang dari 200 siswanya bahkan kurang dari 60. Nah sehingga itu tidak produktif kedepannya, apakah itu justru penyumbang pengangguran,” tuturnya.

Selain itu ia menambahkan alasan lain terkait beberapa SMK yang akan di hapus. Ia mengatakan bahwa jumlah pengawas SMK tidak sebanding dengan jumlah SMK yang ada.

“Jumlah pengawas hanya 16, sementara SMK ada 362. Bayangkan 1 orang harus membina berapa sekolah,” ujarnya kepada wartawan, Selasa (9/12/219)

Ketika ditanya apakah benar-benar terancam di hapus ia memastikan kemungkinan masih bisa di merger atau reposisi.

“Kemungkinan nanti yang kurang dari 60. Itu mungkin di merger atau dihapuskan karena kedepannya sudah tidak produktif. Kebanyakan sekolah swasta, yang tersebar dari 40 kecamatan,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan