Si Cantik Vicky, Perempuan Serba Bisa yang Miliki Bakat Seni Racik Minuman

0 202

Heibogor.com – Ada tangan terampil dibalik kenikmatan segelas cocktail atau mocktail. Bagi seorang peracik minuman, keahlian meracik berbagai jenis minuman ini jadi pertaruhannya. Di belakang meja bar, posisi mixologist layaknya seorang chef yang lihai meracik dan memadu-padankan berbagai bahan dan bumbu makanan.

Berkecimpung di dunia bartender sejak 2014 lalu, membuat Vicky tak cukup puas untuk meracik minuman (mixology) untuk para tamunya. Ia terus menjelajah dan menguji coba berjenis rasa demi memuaskan diri dan para penikmatnya.

Perempuan bernama lengkap Victoria Tiurma Simanjutak ini mengaku jika mixology memerlukan banyak unsur seperti pengetahuan, kekuatan rasa, eksperimen dan hati. “Jika pengetahuan tidak sinkron dengan rasa dan hati, maka minuman juga kurang memiliki taste. Apalagi profesi saya melihat orang behind the bar yang something banget, bisa membuat produk suatu minuman yang bermanfaat bagi orang lain,” ujar Vicky yang kini menggeluti karir sebagai Mixologist di Hotel The 1O1 Bogor Suryakancana kepada heibogor.com, pekan lalu.

Perempuan bernama lengkap Victoria Tiurma Simanjutak ini mengaku jika mixology memerlukan banyak unsur seperti pengetahuan, kekuatan rasa, eksperimen dan hati.

Dia menjadi seorang mixologist juga ada tantangannya yang harus mengetahui detail minumannya, komposisinya, dari mana ia berasal dan apa manfaatnya. Contohnya yang basic itu kopi. “Kopi itu apa manfaatnya dan kenapa kita biasa berkumpul untuk meminum kopi,” jelasnya.

Perempuan 23 tahun itu menyebutkan, profesi mixologist saat ini sangat digandrungi bahkan tidak hanya dari kalangan pria, kaum hawa pun mulai melirik profesi ini. “Dulu zaman saya profesi ini masih dipandang sebelah mata, namun kini seorang mixologist itu memiliki gengsi tersendiri,”imbuh perempuan berdarah Makassar dan Batak itu.

Bicara soal kesulitan menggeluti dunia meracik minuman, Vicky mengatakan tidak ada kesulitan mengingat dirinya sudah memiliki pengalaman yang cukup. “Kesulitan datang dimasa awal saja karena kita harus mengetahui dasar-dasarnya selebihnya tergantung seberapa giat kita untuk belajar,” ujar penyuka warna biru dan hobi traveling itu.

Saat ditanya soal membedakan minuman mixology dengan cocktail biasa, Vicky menyebutkan secara garis besar bartender biasanya hanya membuat minuman yang enak dicicipi dan dilihat. Sedangkan mixologist, mereka membuat minuman yang memiliki cerita dibalik resepnya entah esensi atau sejarahnya.
Menurutnya, dunia Mixology itu selayaknya dunia fashion yang terus mengalami perubahan dan seorang bartender dituntut untuk terus update dan mampu menciptakan hal-hal baru di samping mengikuti perkembangan zaman. (Jay/MG)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.