Seruput Ngopi Asyik Berasa di Rumah Sendiri Hanya di Maraca Kitchen

0 277

Heibogor.com – Bagi para penikmat kopi, memilih tempat sekdar menyeruput kopi atau mencicipi varian rasa menjadi kesenangan tersendiri. Melihat tren tersebut, Maraca Kitchen mencoba hadir menjawab keinginan para penikmat kopi.

Gerai yang berlokasi di Jalan Kresna Raya No. 1, Bantarjati, Bogor Utara, Kota Bogor itu ingin menjawab keinginan para penikmat maupun pecinta kopi untuk lebih dekat. Maraca Kitchen ini merupakan gerai ketiga setelah sebelumnya berlokasi di Jalan Jalak Harupat, Bogor Tengah, Kota Bogor dan di area food court Warung Gumbira, Taman Kencana, Bogor Tengah , Kota Bogor.

Yang membedakan, gerai ketiga ini dengan keduanya tersebut jenis minumannya tersedianya Javanese Cold Drip dengan berbagai varian biji kopi pilihan. Ada juga Cubepresso Latte dan tentunya menu andalannya adalah Kopasus atau Kopi Susu ala Maraca. Menariknya, di Maraca selain tempatnya yang nyaman dan berasa di rumah membuat siapapun pengunjung yang datang akan betah berlama-lama apalagi di sini juga dilengkapi dengan beragam buku dan novel yang menjadi andalan Maraca.

“Kami ingin menyalurkan minat membaca masyarakat Bogor dengan hadirnya coffee shop ini. Saya melihat bahwa masyarakat Bogor memiliki minat baca yang tinggi tetapi tidak dapat disalurkan karena fasilitas yang kurang,” ujar sang pemilik Maraca Kitchen, Bimo Arie Pamungkas kepada heibogor.com, belum lama ini.

Pria yang kerap disapa Bimo itu menuturkan, Coffee shop besutannya itu menyajikan berbagai makanan yang bervariasi salah satunya nasi ayam madu yaitu ayam madu korea versi Maraca Kitchen dan salad bagi para vegetarian. Untuk minuman non-coffee ada Ice Lychee Tea dan Wedang Uwuh yang sangat pas menemani penatnya rutinitas seharui-hari. Di sini cara penyajian makanan dan minumannya menggunakan wadah ramah lingkungan yakni dengan nampan kayu yang etnik.

Hal itu selaras dengan suasana cozy serasa kembali ke rumah karena ornamen di Maraca Kitchen ini identik dipenuhi kayu dijamin bakal betah berlama-lama di sini. Arsitektur bangunan bergaya rumah adat, penuh material kayu dan halaman berlantai bebatuan. Ada bangku-bangku mempermanis area halaman depan.

Hal ini karena konsep yang Bimo terapkan semasa menjadi part timer barista di salah satu kafe di Yogyakarta bernama Kafe Djendelo. Meski berasa nyaman seperti di rumah sendiri, Maraca Kitchen, sambung Bimo awalnya menggunakan alat yang rata-rata manual hal itu karena minimnya dana untuk operasional alat kedai kopi cabang ketiga yang belum lama didirikannya itu.

“Seiring waktu kami memiliki modal yang cukup untuk membeli mesin otomatis, ini demi pelanggan setia Maraca untuk mendapatkan suasana dan rasa kopi yang sesungguhnya,” imbuhnya. Heibogor.com juga mencoba Kopi Ciseureh dengan metode V60. V60 adalah metode penyeduhan dengan mengalirkan air panas pada bubuk kopi di atas filter yang rasanya agak sedikit pahit dan asam tapi tetap nikmat.

Kami juga mencoba Japanese Cold Drip yaitu kopi teknik V60 yang banyak dipesan di Maraca Kitchen. Kopi ini memiliki rasa asam yang lebih kuat dibandingkan Kopi Ciseureuh. Kopi ini disajikan menggunakan es batu sehingga rasanya lebih segar. Maraca Kitchen Coffee shop ini buka setiap hari mulai pukul 08:00 dan tutup pukul 22:00 WIB dan juga menerima event seperti arisan, meeting dan lain-lain. (Jay/MG)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.