Gurihnya Tansu Jande Ini Obat Kangen Camilan Jadul, Dijamin Ketagihan

0 304

Heibogor.com – Bagi Anda yang suka kuliner, jajanan tradisional tempo dulu yang satu ini, pasti bisa membuat Anda penasaran. Karena selain rasanya yang sangat fenomenal, kuliner yang satu ini pun susah dicari. Namun kini masih ada sebagian orang yang tetap melestarikan jajanan tradisional ini di Kota Bogor. Bahkan, kini telah bertransformasi menjadi camilan kekinian.

Jajanan tersebut adalah ketan susu (tansu). Bagi kalian yang penasaran dan ingin nongkrong untuk mencicipi tansu kekinian tersebut, bisa langsung meluncur ke Komplek Ruko VIP Jalan Pajajaran, Kota Bogor. Nama warungnya Ketan Susu Jande (jajanan Ndeso). Tempat nongkrong tersebut mulai buka dari pukul 17.00 hingga 00.30 malam.

Ketan Susu Mangga yang rasanya nikmat dan lezat
Andi/heibogor.com

Kuliner khas Malang, Jawa Timur ini, sangat terkenal dan diburu di daerah asalnya. Di Kota Bogor sendiri, kuliner ini, mulai dikenalkan tahun 2014 dan menjadi pelopor ketan susu dengan 30 varian pertama di Indonesia. Kuliner berbahan dasar beras ketan ini, mengkombinasikan gurihnya ketan yang dikukus dengan legit dan manisnya dari susu kental manis. Untuk lebih berkesan tradisional, tansu ini, disuguhkan dengan menggunakan wadah batok kelapa sehingga tampilannya makin menarik mata.

Pemilik usaha, Harpa Ranusono menerangkan, beras ketan yang dipakai adalah yang berkualitas. Pengolahannya pun masih tradisional dengan cara dikukus seperti memasak nasi zaman dulu. Lalu susu yang dipakai adalah susu kental manis dan susu cair yang bisa ngeblend dengan ketan sehingga menciptakan rasa yang manis sampai yang asin.

“Ide membuka warung tansu ini, sejak saya kuliah di Malang, Jawa Timur. Di Malang, kuliner ketan susu cukup fenomenal. Itu yang kita adopsi untuk jadi pembeda kuliner di Kota Bogor tahun 2014 dan menjadi pelopor pertama untuk menu ketan susu,” terangnya, Minggu (21/7/19).

Sekarang ini, lanjutnya, ada 40 varian tansu dengan topping yang kekinian. Yang best seller itu, ketan susu (tansu) mangga, green tea, nutella, durian, dan ovomaltine. Harga yang ditawarkan pun sangat murah dengan kisaran harga mulai dari Rp7 ribu sampai Rp15 ribu. Untuk topping nya tinggal dipilih sesuai selera.

Selain tansu, lanjut Harpa, di sini juga tersedia menu kekinian lain yang tak kalah enak yaitu ayam gejrot, roti panggang, pisang panggang, pisang crispy, milkshake dengan 10 varian lebih, es kopi susu, dan masih banyak lagi.

Untuk ayam gejrot, Harpa menjelaskan, sebenarnya ini sama dengan ayam geprek cuma namanya dimodif jadi ayam gejrot karena daging ayamnya hancur. Perbedaanya juga pada sambal yang digunakan yaitu pakai sambal khas Jawa Timur. Kisaran harganya mulai dari Rp15 ribu sampai Rp21 ribu. Itu sudah komplit dan bisa nambah sambal berkali kali.

“Harga di sini semua di bawah rata-rata. Kami ingin konsumen meninggalkan kesan setelah makan di sini. Karena standar rasa yang kita suguhkan dijamin konsumen bakal balik lagi,” ungkapnya.

Masih kata Harpa, dari sekitar lima tahun berjalan sudah ada 8 cabang di antaranya di Surabaya, Jakarta Selatan, Jawa Tengah. Dalam waktu dekat dirinya juga berencana akan membuka cabang di daerah Bekasi dan Dramaga.

“Di samping itu, kita juga buka open kemitraan dengan harga Rp 12 juta per satu menu. Itu sudah termasuk bahan baku dan perlengkapan makan. Namun belum termasuk tempat. Untuk konsep tempat kita bisa menyiapkan dari nol sampai konstruksinya jadi. Konsep konstruksinya mulai dari kaki lima, street food, food truck, tenda, gerobak, dan kafe, itu semua bisa kita buat,” jelasnya.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.