Pemkot Ajak Masyarakat Lestarikan Seni dan Budaya

0 374

Heibogor.com – Acara penyerahan bantuan alat marawis kepada 68 kelurahan se-Kota Bogor, digelar di Ruang Rapat I Balai Kota Bogor, Jalan Ir.H.Djuanda, Bogor Tengah, Kota Bogor, Kamis (05/06/14).

Dalam acara penyerahan tersebut selain dihadiri oleh camat dan lurah se-Kota Bogor, hadirpula Wakil Wali Kota Bogor Usmar Hariman. Saat memberikan sambutan, Usmar mengatakan, nilai budaya adalah nilai yang sangat luhur dan tidak ada kehidupan tanpa nilai-nilai budaya.

”Nilai budaya adalah nilai yang paling luhur, bahkan tidak ada kehidupan tanpa nilai budaya. Oleh sebab itu, kedepan segala pembangunan dinamika Kota Bogor harus berlandaskan kebudayaan. Baik itu bersifat Nasional maupun lokal atau agama,” jelas Usmar.

Dia juga berharap, agar bantuan alat marawis yang diberikan kepada 68 kelurahan bisa menambah semarak kehidupan berkesenian, dan berkebudayaan Kota Bogor.

”Dalam rangka Hari Jadi Bogor ke-532 Tahun, akan banyak rentetan acara kesenian dan kebudayaan yang digelar dipenjuru Kota Bogor. Balaikota menjadi pusatnya, ini semua berkat koordinasi dengan Dinas Kebudyaan dan Pariwisata Kota Bogor,” tambahnya.

Dalam sambutan yang diberikannya, Usmar juga menghimbau agar kembali menggalakan kesenian dan kebudayaan di wilayah Kota Bogor. masyarakat pun dipersilahkan untuk memakai berbagai fasilitas yang ada di Balai Kota untuk menampilkan kegiatan kesenian dan kebudayaan.

”Hal ini bisa menjadi objek pariwisata, sehingga bisa menarik wisatawan nusantara maupun mancanegara untuk datang ke Kota Bogor. Balai Kota juga kedapannya bukan hanya sebagai pusat pemerintahan saja, namun juga sebagai pusat kesenian dan kebudayaan tradisional,” pukasnya.

Pameran seni dan budaya juga dikatakan oleh Usmar bisa menekan angka kenakalan remaja di Kota Bogor. Kesenian dan Kebudayaan tradisional seperti marawis dan lain lainnya harus dijadikan sesuatu yang menarik untuk para remaja Kota Bogor.

”Orang tua terutama ibu-ibu harus bisa menjadi contoh yang baik dalam berkesenian marawis. Agar marawis bisa ditularkan ke generasi muda, marawis bukan hanya sekedar permainan musik saja, namun juga mengandung nilai-nilai agama yang dapat menjadi benteng moral,” tutupnya. (Reza/RP)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.