Ini Tips Puasa Sehat dan Tetap Beraktivitas Optimal

0 302

Heibogor.com – Berpuasa di bulan Ramadan tak boleh menyurutkan semangat dan aktivitas rutin. Meski demikian, setelah berpuasa selama 11-12 jam, tentu kadar gula darah sudah turun. Untuk menormalkan kembali kadar gula darah, menurut Dokter Spesialis Gizi Klinik RS AZRA, dr. Anna Hoengdrayana Then, M.Gizi, SpGK menyarankan, berbukalah dengan air putih diikuti dengan minuman manis, atau teh hangat dengan buah buah manis, misalnya buah kurma segar yang masih banyak mengandung air dan gula alami, dibandingkan dengan buah kurma kering.

“Minum minuman manis ini cukup hanya satu kali saja (saat buka puasa), saat saur tidak perlu minuman manis.

Hindari makan gorengan atau makanan tinggi lemak lainnya, karena selama berpuasa enzym dalam saluran cerna kurang aktif, makan gorengan atah makanan tinggi lemak akan menyebabkan rasa mual dan kurang nyaman,” ujarnya kepada heibogor.com, Rabu (08/05/19).

Anna menambahkan, untuk mengindari buka puasa dengan makanan terlalu asam atau terlalu pedas mengingat lambung sudah kosong lebih dari 12 jam.

“Makanlah bertahap, jangan makan kenyang sekaligus. Makan dalam jumlah banyak sekaligus akan menyebabkan nyeri perut,” tambahnya.

Untuk mendapatkan stamina yg baik; makanan selama bulan puasa harus terdiri dari komposisi yang seimbang, sambungnya, mengandung karbohidrat terutama karbohidrat kompleks; nasi putih, nasi merah, atau roti gandum, cukup mengandung protein hewani mau pun nabati, banyak mengandung sayuran, dan buah buahan.

Nasi atau karbohidrat tidak perlu terlalu banyak mengingat tidak banyak lagi aktivitas fisik.Jangan lupa minum cukup air setelah makan malam. Makan sahur sangat penting sebagai persediaan energi pada pagi dan siang nanti. Usahakan makan sahur mendekati waktu imsak.

Jumlah karbohidrat saat sahur perlu lebih banyak dibandingkan saat makan malam, pilihlah karbohidrat kompleks seperti beras merah, supaya kenyang lebih lama.

Porsi protein juga harus cukup dengan makan sayuran dan buah-buahan yang cukup akan memberi rasa kenyang bertahan lebih lama.

“Hindari makanan yang terlalu asin, makanan yang asin akan memicu rasa haus. Pada saat sahur,  jika memungkinkan jangan minum kopi atau teh. Kopi dan teh menyebabkan sering buang air kecil, sehingga berisiko menyebabkan dehidrasi.

Jangan lupa minum yang cukup; 4 gelas saat buka puasa sampai makan malam, 2 gelas menjelang tidur, 1 gelas sebelum sahr, 2-3 gelas menjelang imsak,” pesannya.

Selamat menjalankan ibadah puasa.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.