Dirut PDPPJ Harus Benahi Manajemen Pasar dan Dengar Keluhan Pedagang

0 155
Heibogor.com – Wakil Wali Kota Bogor, Usmar Hariman bersama Direktur Utama (Dirut) PDPPJ Muzakkir mengikuti dialog interaktif Radio RRI 93.7 FM, Rabu (06/02/19).
Usmar menyampaikan bahwa aspek leadership menjadi kunci dalam pembenahan pasar, dan hasil audit sebelumnya menjelaskan aspek leadership sangat kurang di pasar.
“Iya, aspek leadership menjadi kunci dalam pembenahan pasar, kalau kata bahasa Pak Wali direksi yang baru harus mampu menahan desakan-desakan eksternal, penguasaan kawasan yang seharusnya dikelola oleh pasar malah dikuasai oleh kelompok atau oknum tertentu. PD Pasar  harus mampu memperluas cakupan pengelolaan pasar,” singgung Usmar.
Muzakkir menyampaikan, bahwa langkah awal atau tahapan pertama yang akan ia lakukan adalah melakukan konsolidasi internal dengan cara memetakan permasalahan dan solusi 12 pasar yang ada di Kota Bogor. Selain konsolidasi, identifikasi aset, sertifikasi aset dari ketiga hal tesebut direksi membuat bisnis plan. Dalam Perda Penguasaan kawasan hanya dalam pasar, belum termasuk dalam cakupan radius tertentu. karena akan bersinggungan dengan dinas lain tertentu, seperti Pol PP, dan Dinas Perhubungan.
“Langkah pertama yang akan diselesaikan terlebih dahulu adalah internal agar solid dan satu visi serta satu misi, setelah itu berkomunikasi dengan dinas – dinas terkait dalam menyelesaikan permasalahan yang ada. misalnya komunikasi dengan dinas terkait dalam mengatasi permasalahan Pedagang Kaki Lima (PKL), sementara banyak kios dan los dalam pasar yang masih kosong,” kata Muzakkir.
Dia menambahkan pasar retail berkembang sangat pesat dan berkembang menjadi musuh besar bagi pasar tradisional. salah satu key performance PD Pasar adalah devidennya kepada pemerintah, pasar tradisional bukanlah saingan pasar modern, karena dalam Perda dan peraturan pemerintah sudah diatur aturan main untuk pasar tradisional dan pasar modern.
Salah satu pedagang Blok F Pasar Kebon Kembang, Edi juga mengucapkan selamat kepada Dirut, dengan adanya kepemimpinan yang baru menjadi pasar yang bisa bersaing dengan pasar modern.
Menurutnya, direksi harus langsung terjun ke lapangan terutama ke blok F. “Revitalisasi sudah tiga tahun mangkrak, pedagang tidak ingin ada pihak yang dirugikan. Pungli di lapangan masih ada, parkiran lahan sangat basah. Kebersihan dikelola oleh pihak ketiga juga oleh koperasi. karena orang ketiga menjadi raja baru di pasar. Pedagang menginginkan agar PD Pasar mengelola seluruh elemen di pasar, seperti kebersihan, keamanan, parker dan lainnya,” pinta Edi.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.