Usung Semangat Nasionalisme, MaUng Band Sampaikan Pesan Indonesia Raja Dunia!

0 582

Heibogor.com – Mengusung semangat nasionalisme yang dituangkan dalam bentuk musik dan lagu sekelompok seniman muda membentuk sebuah grup musik yang dinamakan MaUng Band (Manusia Unggul Bangsa dan Anak Negeri yang Cinta Damai).

Grup musik asal Bogor yang dibentuk pada tanggal 20 Maret 2016 ini, beranggotakan 7 personel yakni Nurmansyah, Yuslim Suryo N, dan Irfan Anshori pada vokal, Ade Susanto dan Gilang Galah pada gitar, Saefulloh N pada bass, dan Satrio Dewo Nugroho pada drum.

Meski baru berjalan dua tahun, band ini, telah menciptakan lima buah lagu yang semuanya mengangkat tentang adat, budaya, nasionalisme dan patriotisme ke-Indonesiaan. Lima lagu yang diluncurkan yaitu A3 (Asih, Asuh, Asah), Indonesia Jaya, Syukur, MaUng, dan Indonesia Raja Dunia.

Berdiri secara mandiri, independen dan tanpa label rekaman, grup band ini, mengawali performancenya melalui parade-parade dan festival. Meski mengusung genre rock alternatif, namun, lirik lagunya sarat akan pesan moral tentang pentingnya mempertahankan dan menghargai sejarah bangsa Indonesia yang saat ini kian luntur. Itulah yang menjadi ciri serta karakter dari MaUng Band.

Pembina MaUng Band, S. Negoro menuturkan, MaUng Band hadir bukan hanya untuk meramaikan belantika musik Indonesia tapi ingin turut serta mengajak, menyadarkan, dan meneguhkan kembali jiwa nasionalisme masyarakat melalui lagu dan musik. Sebagaimana mottonya Dengan Mengubah Diri Sendiri Maka Lingkungan dan Dunia akan Berubah.

“Sebagai awal kami memulai performance dengan mengikuti parade-parade dan festival di tiap daerah, di mana konsep band tidak hanya terfokus pada pertunjukan musik di atas panggung saja, tapi kita memberikan suatu yang berbeda lewat lirik lagu-lagunya. Sehingga di setiap acara menjadi suatu kenangan tersendiri bagi para penonton dan pendengarnya,” kata Negoro kepada heibogor.com, Rabu (16/01/19) lalu.

Ia mengatakan, visi dari band ini adalah menjadikan Indonesia raja dunia dalam artian Indonesia menjadi negara paling tertata, tentram, damai, kerta raharja, gemah ripah loh jinawi se-dunia. Sedangkan misinya yaitu turut berperan serta dalam mendorong dan mewujudkan visi di atas di mana Indonesia hadir layaknya sosok raja yang arif dan bijak di tengah-tengah dunia.

Dijelaskan Negoro, ciri serta karakter MaUng Band yang berbeda dengan grup band lainnya itu, dilatarbelakangi karena bangsa Indonesia saat ini seperti kehilangan ingatan akan sejarah bangsanya sendiri. Lupa pada sejarah bukanlah hal yang sepele, sebab sebagaimana orang yang lupa ingatan, maka perilaku manusianya juga menjadi tak terkendali, hilang kesadaran dan menjadi keliru dalam melangkah dan menapaki proses kehidupan saat ini dan masa depannya.

“Lupa akan sejarah nusantara menyebabkan penyakit mental kronis bagi sebagian besar anak bangsa kita. Penyakit mental ini berlanjut kepada rusaknya karakter kebangsaannya, sehingga tak mampu memelihara national character building-nya,” terangnya.

Negoro berharap kehadiran MaUng Band dapat turut serta mempertahankan identitas bangsa yang kini kian luntur dengan gencarnya industri musik dari mancanegara.

Belum lama ini, MaUng Band juga telah merampungkan tiga buah video klip untuk lagu Asih Asuh Asah (A3), Syukur, dan Indonesia Jaya. Baru beberapa minggu video klip itu diunggah di sosial media, video ini, telah ditonton oleh ribuan orang dan mendapat banyak apresiasi berupa like dan subscribe dari viewers.

Untuk mengenal lebih jauh tentang MaUng Band bisa pantengin lewat
Fb: Maungband
Instagram : maungband_i
Twitter : maungband_id
Youtube : media cakra 101

(Andi)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.