Wow, Mobil Ini Habiskan Miliaran untuk Modifikasi Audionya

0 404

Heibogor.com – Kalau sudah hobi, mengeluarkan uang miliaran pun pasti rela dikeluarkan. Seperti Sugeng Adhi Taslim, yang rela memodifikasi mobil miliknya dengan tambahan audio, yang kabarnya menghabiskan total hingga miliaran rupiah.

Segelintir kabar yang beredar mengatakan, bahwa total harga yang dikeluarkan Sugeng untuk memodifikasi audio mobilnya mencapai harga yang terbilang cukup fantastis, yakni hingga miliaran rupiah. Sugeng merupakan pemenang European Mobile Media Association (EMMA) Asia tahun lalu.

Namun saat dikonfirmasi, Sugeng menepis kabar yang beredar tersebut. Menurutnya harga bukanlah hal utama, yang terpenting dengan melakukan modifikasi ini, ia dapat terdorong untuk mengikuti kompetisi modifikasi audio mobil se Asia.

Baginya melakukan modifikasi adalah hobi yang senang ia lakukan. Saat mengikuti kontes EMMA tahun lalu, sejumlah persiapan ia lakukan selama enam bulan lebih untuk mendapatkan hasil modifikasi yang maksimal.

“Sebenarnya bukan soal harga, tapi intinya mobil ini saya persiapkan hanya untuk kesenangan pribadi. Karena salah satu impian saya adalah mengikuti kontes EMMA Asia. Intinya saya ingin Indonesia diperhitungkan di Asia,” ujar Sugeng yang juga menjabat sebagai ketua EMMA Indonesia Community (EIC) yang dilansir dari oto.detik.

Sugeng menambahkan, bahwa yang membuat harga modifikasi sebuah mobil atau motor itu menjadi mahal, karena proses modifikasi yang dilakukan secara bertahap. Ia juga mengaku, dalam modifikasinya kali ini dirinya banyak menggunakan beberapa komponen, yang harganya terbilang cukup premium.

“Beberapa komponen dengan harga premium banyak yang saya gunakan, mulai dari komponen speaker, powernya pun harganya cukup premium. Banyak modifikasi-modifikasi yang saya lakukan dari standarnya. Modifikasi itu kadang bertahap-tahap, sehingga jumlahnya mencapai angka yang premium. Produk-produk ini semuanya impor, kecuali prosesornya lokal dari Indonesia,” ungkap Sugeng yang memodifikasi audio Mitsubishi Grandis tahun 2009.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.