Di GOR Pakansari, Presiden Jokowi Bagikan 7000 Sertifikat Tanah Warga

0 404

Heibogor.com – Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo (Jokowi) membagikan 7.000 sertifikat tanah kepada warga Kabupaten Bogor. Penyerahan sertifikat dilakukan di GOR Pakansari, Cibinong, Selasa (25/9/18). 7.000 sertifikat tersebut diberikan kepada 4000 warga Kota Bogor dan 3000 warga Kabupaten Bogor.

Turut hadir dalam acara penyerahan sertifikat tanah untuk rakyat ini, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Sofyan Djalil, Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, Bupati Bogor, Nurhayanti, dan Wali Kota Bogor, Bima Arya. Secara simbolis, Jokowi menyerahkan sertifikat tanah kepada 12 perwakilan warga.

“Yang kita serahkan hari ini, ada 7.000 sertifikat. Coba diangkat, saya mau hitung. Artinya yang dibagikan betul-betul 7.000 warga yang hari ini dibagikan semua,” kata Jokowi.

Jokowi menekankan pentingnya memiliki sertifikat tanah. Sebab, dalam setiap kunjungannya ke daerah, dia selalu mendapat aduan mengenai sengketa tanah.

“Kenapa sertifikat ini, kita percepat dan kita segerakan ke masyarakat? Karena setiap saya ke daerah, ke desa masuk kampung selalu persoalannya sengketa lahan, dimana-mana ada sengketa lahan. Dari total seluruh tanah air harusnya ada 126 juta bidang yang harus disertifikatkan. Tapi akhir 2014 baru 46 juta, separuh saja belum ada, masih kurang 80 juta,” kata Jokowi.

Jokowi juga mengatakan, biasanya sebelum ada percepatan, pemerintah yakni Badan Pertanahan Nasional (BPN) hanya bisa mengeluarkan 500 ribu sertifikat setiap tahunnya.

“Oleh sebab itu itu saya perintahkan tahun 2015 harus keluar 5 juta sertifikat, tahun ini, harus 7 juta sertifikat, tahun depan 9 juta yang harus diserahkan ke masyarakat. Jangan berlama-lama, jangan berbelit-belit, cepat. Karena tanpa kita pegang tanda bukti hak atas tanah, itu sengketa. Tapi kalau sudah pegang sertifikat mau apa? Kalau sudah ke pengadilan juga menang,” kata Jokowi.

Jokowi juga berpesan agar warga menyimpan baik-baik sertifikat tanah tersebut. Karena ini, adalah tanda bukti hak hukum atas tanah yang kita miliki. Diberi plastik agar tidak rusak kemudian di fotokopi.

“Sebab kalau hilang atau rusak masih ada salinan fotokopinya, jadi gampang ngurusnya. Selain itu, saya juga tahu banyak yang ingin menyekolahkan sertifikat ini. Ga apa-apa, yang penting digunakan untuk modal kerja, usaha, atau untuk investasi. Dihitung dengan benar, agar bisa mencicil setiap bulannya,” ujar Jokowi.

(Andi)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.