SPIP Pemkot Bogor Dimaksimalkan untuk Integritas OPD

0 483

Heibogor.com – Untuk membentuk pemerintah yang baik, perlu dibentuknya Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP). Apalagi saat ini Kota Bogor menempati level satu dengan jumlah nilai 1,493 dikarenakan SPIP Kota Bogor belum terorganisir dan belum maksimal di setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Oleh karena itu, dipaparkan Plt Inspektorat Arie Sarsono Budi Raharjo saat menyampaikan laporannya di hadapan Wali Kota Bogor Bima Arya saat pembukaan acara sosialisasi maturitas SPIP di Padjadjaran Suites Resort & Convention Center, Bogor Nirwana Residence (BNR), Bogor Selatan, Kota Bogor, Senin (13/08/18), pihaknya menggelar kegiatan tersebut untuk pencapaian level tiga di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor.

“Mengingat pentingnya SPIP ini diharapkan para kepala OPD menjadikan SPIP sebagai tanggung jawab bersama. Mengingat juga bahwa SPIP ini bukan hanya upaya mekanisme administrasi semata, tetapi juga perubahan sikap dan perilaku agar integritas menjadi komitmen para pemimpin OPD,” jelas Arie.

Melalui acara sosialisasi itu, katanya, diharapkan SPIP dapat betul-betul dijalankan di masing-masing OPD.

Sementara perwakilan BPKP Provinsi Jawa Barat Iman Ahmad Nugraha menyampaikan, selaku pembina SPIP di wilayah Provinsi Jawa Barat bahwa sudah dilakukan sosialisasi melalui bimtek pengendalian intern pada seluruh kepala daerah se-Jawa Barat sejak tahun 2009.

Peningkatan Maturitas SPIP, ujarnya, merupakan kegiatan untuk menilai sejauh mana tingkat kematangan implementasi para kepala daerah.

“Tahun 2017 perwakilan BPKP Provinsi Jawa Barat sudah melakulan maturitas level awal pada seluruh pemerintah daerah, dan Kota Bogor memperoleh tingkat perilisan dengan nilai 1,493. Dari hasil tersebut untuk mencapai maturitas level tiga sudah lebih dari 50 persen,” paparnya.

Namun demikian, lanjut Iman, sampai saat ini dari 28 pemerintah daerah se-Jawa Barat baru lima kabupaten/kota yang maturitas kematangannya sudah diklaim mencapai maturitas level tiga. Kelima daerah itu meliputi Kota Bekasi, Kota Depok, Kabupaten Indramayu, Kabupaten Kuningan, dan Kota Banjar.

(Putri Aysha)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.