Sentra Oleh-oleh Khas Bogor Harus di Jalan Utama Bukan di Pinggiran

0 484

Heibogor.com – Salah satu opsi untuk solusi permasalahan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kota Bogor adalah harus dengan membangun platform bersama antara para pelaku UMKM dan pemangku kepentingan dengan membangun sebuah konsorsium secara detail.

Pernyataan itu disampaikan Wali Kota Bogor Bima Arya saat memberikan arahan sekaligus menutup kegiatan rapat koordinasi (rakor) UMKM di SKI Katulampa, Bogor Timur, Kota Bogor, Jumat (10/08/18). Kegiatan diadakan Dinas Koperasi dan UMKM Kota Bogor.

“Langkah yang akan direncanakan nantinya harus diperkuat dengan platform-nya dengan dibuat plan action-nya, harus ada ruang yamg diberikan kepada UMKM dan harus lebih konkret lagi,” harap Bima.

Sejalan dengan hal tersebut, dirinya juga menyarankan agar keberadaan sentra oleh-oleh khas Kota Bogor pun perlu mendapatkan perhatian. Sebab, menurutnya, ada fungsi dari tempat itu. Yaitu bisa sebagai tempat produksi dan coaching clinic serta berfungsi sebagai display dan promosi.

“Sehingga dengan begitu wisatawan pun bisa melihat langsung bagaimana cara membatik, misalnya. Melihat proses pengemasan dan sebagainya,” kata Bima.

Selain itu, tambahnya, lokasi sentra oleh-oleh itu pun harus berada di jalan utama dan bukan di pinggiran seperti saat ini yang berada di Jalan Bina Marga.

Selain diikuti para pelaku UMKM, rakor itu diikuti pula sejumlah pihak perbankan, PHRI, perwakilan sejumlah SKPD dan jajaran Dinas Koperasi dan UMKM.

(Putri Aysha)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.