Pelebaran Ruko di Bondongan Bikin Bahaya Warga dan Belum Diketahui Kantongi IMB

0 535

Heibogor.com – Pekerjaan pelebaran ruko yang berlokasi di Kampung Sukajadi, Kelurahan Bondongan, Bogor Selatan, Kota Bogor, menjadi sorotan dan perhatian warga setempat. Pasalnya, mereka mengaku tidak mendapatkan pemberitahuan maupun sosialisasi dari pemilik ruko dan tidak mengetahui apakah bangunan tersebut sudah mengantongi Izin Mendirikan Bangunan (IMB) atau belum dari Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor.

Sebab, seperti diungkapkan Dedi, warga sekitar, Selasa (08/05/18), posisi proyek pembangunan itu berada di belakang ruko lainnya yang telah lebih dulu berdiri di depan Jalan Pahlawan. Menurutnya, tampak sejumlah pekerja sedang melakukan aktivitas di lokasi yang belum terpasang informasi sudah dikantonginya IMB.

“Kami sebagai warga tidak pernah diberi tahu soal pembangunan pelebaran ruko itu, malah warga di sini mempertanyakan perizinan ruko tersebut,” ungkap Dedi.

Warga yang rumahnya dekat dengan lokasi ruko, Entis dan Muhlis juga menuturkan hal yang sama. Sejak awal dibangun, mereka tidak ada yang mendapatkan pemberitahuan atau dimintai persetujuannya berkaitan dengan permohonan perizinan.

“Bangunan pelebaran ruko sangat tinggi, dan di bawahnya ada rumah-rumah warga. Kami tidak diberitahu tentang pembangunan pelebaran ruko ini, tiba-tiba saja bangunannya sudah tinggi seperti ini. Tidak ada sosialisasi apa pun kepada warga di sini,” tutur Entis.

Sejak awal, lanjut Muhlis, warga pun sudah melakukan protes terkait pembuangan limbah dari usaha-usaha di ruko tersebut. Melalui pipa-pipa besar, katanya, limbah-limbah dibuang langsung ke selokan yang mengalir ke pemukiman warga.

“Kami juga protes soal limbah yang dibuang oleh toko-toko yang ada di ruko ini, karena limbahnya dibuang langsung ke selokan pemukiman warga,” jelasnya.

Terpisah, Ketua LPM Kelurahan Bondongan, Soni Dirgantara menuturkan, pembangunan pelebaran ruko itu memang diakuinya membahayakan. Bukan itu saja, pihak pemilik bangunan juga tidak bersosialisasi kepada warga. Padahal bangunannya berada di antara pemukiman warga.

“Kami menyesalkan pihak pemilik ruko melakukan pelebaran bangunannya tanpa mensosialisasikan dulu kepada warga. Bangunan itu sangat membahayakan dan harus ditindak tegas,” tandasnya.

 

(Putri Aysha)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.