Saat Wakapolresta AKBP Rantau Isnur Eka Dorong Angkot Mogok, Biasa Hidup Susah dan Besar di Pasar

0 411

Heibogor.com – Banyak warga yang belum mengenal sosok Wakapolresta Bogor Kota AKBP Rantau Isnur Eka, yang memang belum lama mengemban tugasnya di Kota Hujan. Namun, sejak dirinya bertugas di Polresta Bogor Kota ini secara diam-diam diketahui memiliki jiwa sosial yang sangat tinggi.

Bahkan, belum lama ini viral sebuah video dan foto di sosial media soal aksi Rantau yang kedapatan seorang diri tengah menolong sopir angkot yang sedang kesulitan mendorong kendaraannya yang mogok di Jalan Jalak Harupat, Bogor Tengah, Kota Bogor.

Aksinya itu dilakukan tanpa rasa malu dan sungkan walau sedang mengenakan seragam kepolisian. Tak hanya itu, di tempat lain pun pernah pula Rantau yang (lagi-lagi) sedang membantu pengguna jalan di Jalan Otto Iskandar Dinata yang kesulitan mengganti ban mobilnya.

Terkait aksinya itu, ia menuturkan, bahwa dirinya senang melakukan kegiatan silaturahmi dengan bertemu banyak orang.

“Prinsip hidup saya, apalah arti pangkat dan jabatan. Saya ingin orang lain melihat saya sebagai pribadi saya sendiri, bukan sebagai Wakapolresta Bogor Kota. Apalah arti pangkat dan jabatan di dunia ini tanpa memperbanyak silaturahim dengan sesama. Semua itu tidak berarti apa-apa di hadapan-Nya. Dengan melakukan kebaikan dan memperbanyak silaturahmi, akan membawa kita ke jalan yang lebih berguna dan bermanfaat,” kata Rantau saat ditemui di ruang kerjanya belum lama ini.

Ia melanjutkan, dirinya gemar berjalan sendiri ke sejumlah pasar tanpa menggunakan atribut kepolisian. Dirinya pun terkadang suka “kepo” dengan ikut berkumpul bersama warga. Tujuannya, menurut Rantau, ingin mendengarkan aspirasi dan keluhan-keluhan mereka. Dari situlah dirinya mendapat banyak masukan dengan mengetahui banyak permasalahan yang dialami dan dikeluhkan oleh masyarakat.

“Saya orangnya nggak suka yang formal-formal. Saya terlahir dari keluarga kelas bawah dan dibesarkan di lingkungan pasar. Rumah saya saja di dekat empang di wilayah Grogol Jakarta Barat. Saya bahkan pernah berjualan koran dan berjualan empek-empek ke pasar. Makanya saya tidak alergi untuk berbaur bersama mereka, karena saya terlahir dari situ. Artinya, saya lebih bebas berekspresi ketika turun ke masyarakat bawah dan ini menjadikan kepuasan pribadi bagi saya,” ungkapnya.

Mengenai video aksinya yang viral di sosial media, Rantau mengatakan, dirinya juga tidak mengetahui videonya tersebar dan menjadi viral.

“Alhamdulillah, Allah SWT memberikan kepekaan rasa kepada saya untuk membantu sesama. Mudah-mudahan Allah SWT menjadikan ini pahala dan tidak menjadikan saya riya. Semua saya lakukan secara spontan untuk membantu mereka. Intinya, apa yang saya lakukan ini bisa bermanfaat bagi orang banyak,” tegasnya.

 

(Putri Aysha)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.