Warga Curhat ke ZM Soal Minimnya Loker Saat Blusukan di Boteng

0 338

Heibogor.com – Saat melakukan blusukan di Kampung Cilibende dan Jalan Malabar, Kelurahan Babakan, Bogor Tengah, Kota Bogor, Kamis (19/04/18), calon Wakil Wali Kota Bogor Zaenul Mutaqin (ZM) banyak mendapatkan keluhan dan aspirasi dari warga setempat soal minimnya penyerapan tenaga kerja di wilayah mereka, termasuk belum adanya peningkatan BOP bagi Ketua RT, RW, LPM dan kader Posyandu, serta berbagai aduan terkait infrastuktur.

Menurut warga, perkembangan dan pembangunan yang terjadi dengan pesat khususnya di wilayah mereka tidak diiringi dengan penyerapan tenaga kerja warga setempat.

“Di sini banyak sekali bangunan-bangunan usaha yang terbesar ada Plaza Keboen Raya, tetapi penyerapan tenaga kerja bagi warga sekitar sangat minim. Kami menginginkan adanya aturan yang mewajibkan perusahaan mempekerjakan warga sekitar di atas 50 persen,” ungkap Azis, salah satu warga.

Menyikapi problematika yang dihadapi masyarakat itu, ZM mengaku sudah memiliki sejumlah program untuk penanganan masalah tersebut. Dalam sebelas program pasangan RZ itu mencakup penanganan berbagai permasalahan. Salah satunya kaitan dengan bidang tenaga kerja atau penanganan pengangguran di Kota Bogor.

“Yang dikeluhkan oleh masyarakat di wilayah Kelurahan Babakan adalah banyaknya perusahaan yang berdiri, tetapi dari sekian banyaknya perusahaan yang beroperasi di sini tidak menyerap tenaga kerja di wilayah Kelurahan Babakan itu sendiri,” ucapnya.

Maka apabila pasangan RZ terpilih, katanya, akan dibuat aturan yang mewajibkan 50 persen tenaga kerja pada perusahaan itu harus warga sekitar.

“Memang ada aturan yang mengharuskan warga sekitar dilibatkan kerja di perusahaan, tapi kenyataannya tidak dijalankan. Pasangan RZ nanti akan buat aturan tegas. Setiap perusahaan wajib mempekerjakan warga sekitar minimal 50 persen. Hal itu dilakukan agar warga sekitar bekerja dan merasakan dampak positif adanya perusahaan tersebut,” jelas Zaenul.

Selain itu, sambungnya, pasangan RZ juga sudah menyiapkan program pelatihan wirausaha bagi masyarakat sebagai upaya penanganan pengangguran.

“Pelatihan kewirausahaan akan dioptimalkan bagi anak muda agar memiliki usaha yang produktif, dan hal itu tentu saja akan mengurangi angka pengangguran di Kota Bogor,” pungkasnya.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.