Begini Menurut Warga Sempur Tentang Kota Bogor Saat ini

0 398

Heibogor.com – Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota nomor urut 3, Bima Arya – Dedie A. Rachim kembali melangsungkan gerilya di Kelurahan Sempur, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor.

Kedua tokoh nasional itu banyak menampung aspirasi dari masyarakat di jantung Kota Bogor ini, mulai dari persoalan pengangguran hingga banyaknya apresiasi terhadap pembangunan Taman Sempur.

Masih banyaknya pengangguran dikeluhkan oleh Juwarsih (37), salah seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) warga Lebak Kantin, RT 2/RW 5, di Kelurahan Sempur. Menurut dia, di wilayah tempat tinggalnya itu masih banyak remaja yang baru lulus sekolah belum memiliki pekerjaan.

“Saya mah bakal milih yang pasti aja. Harapan saya sih Pak Bima dan Pak Dedie bisa menuntaskan persoalan pengangguran di sini,” ungkap Juwarsih, Rabu (21/03/18) siang.

Sosok muda dan profesional dari pasangan Bima – Dedie pun dikagumi warga Kampung Rambutan, Kelurahan Sempur. Ibu Enit misalnya, dia mengaku sarana dan prasarana infrakstruktur pembangunan sudah sangat terasa perbedaannya saat ini.

Gerilya Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota nomor urut 3, Bima Arya – Dedie A. Rachim di Kelurahan Sempur, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor.

Sehingga, ia menaruh harapan pasangan Kepala Daerah dari petahana ini menang kembali dalam kontestasi Pemilu yang akan jatuh pada 27 Juni 2018 nanti.

“Saya optimis Pak Bima dan Dedie bakal terpilih nanti. Karena yang saya rasakan banyak perubahan dari segi infrastruktur yang dulunya biasa-biasa saja, sekarang sudah banyak perubahannya. Seperti Taman Sempur, Tepas Lawang Salapan, dan pedestrian seputaran Kebun Raya Bogor,” kata Enit di kediamannya.

Menurut Enit, jika dari segi infrastruktur sudah dapat dirasakan warga, maka tak heran dirinya sangat yakin jika pasangan Bima – Dedie diberikan waktu kembali untuk memimpin Kota Bogor dapat membenahi yang belum tertuntaskan.

“Dari hal itu saja sudah bisa terlihat. Kayaknya kalau dikasih waktu lagi, Insya Allah beres. Apalagi pasangan sama Kang Dedie, sama-sama cakep. Karena kalau saya mah ngeliat dari cakepnya dulu, kalau dua-duanya cakep pasti kerjanya juga cakep,” tuturnya.

Masukan saran juga dilontarkan Bayu (17), seorang remaja yang gagah dan berani untuk berdialog dengan pasangan calon Bima – Dedie. Dialog asik dan atraktif itu membahas tentang Taman Sempur. Dia menanyakan mengapa taman tersebut hanya dibuka untuk umum dalam waktu beberapa hari saja.

Gerilya Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota nomor urut 3, Bima Arya – Dedie A. Rachim di Kelurahan Sempur, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor.

“Pak Bima lapangan, Pak. Itu Lapangan Sempur kenapa ditutup, terus kenapa gak dibuka setiap hari?,” tanya Bayu kepada Bima.

Spontan Bima menjelaskan, menurutnya, Taman Sempur ditutup 4 hari dalam seminggu, mulai dari Senin hingga Kamis. Pada kesempatan itu, Bima juga menyimpulkan bahwa warga di Kelurahan Sempur belum menerima informasi yang kongkret terkait buka tutupnya taman yang ramah bagi keluarga tersebut.

“Kapan ditutupnya? Coba saya telepon dulu. Taman Sempur ditutup 4 hari Senin – Kamis, 1 harinya perawatan. Nah, ke depan nanti kita informasikan jadwal buka tutup Taman Sempur. Alasannya ditutup itu agar rumput-rumputnya bagus dan terawat,” tandasnya.

Rangkaian gerilya berakhir di Lebak Kantin dengan acara ngubek lauk atau mengambil ikan bersama warga. Namun, acara itu harus tertunda lantaran kondisi debit air di Sungai Ciliwung mendadak naik. Alhasil, ikan pun dibagikan kepada warga.

Sementara itu, di hadapan warga Sempur, Bima – Dedie mendapatkan kesempatan untuk memberikan sambutan dan program utama. Keduanya kompak mengenakan kaos hitam lengan panjang khas Badra.

Gerilya Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota nomor urut 3, Bima Arya – Dedie A. Rachim di Kelurahan Sempur, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor.

Sejumlah fokus proram utama yang dijelaskan Bima – Dedie yakni pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dan pengentasan masalah pengangguran.

“Insya Allah program utama yang akan kita jalankan ialah RTLH dan pengentasan masalah pengangguran. Jadi kita ingin pembangunan itu harus nyata dan dirasakan oleh warga,” ucap Bima Arya.

Pada prorgam utama yang disebutkan pasangan Bima – Dedie di antaranya Bogor Motekar yang di dalamnya akan menciptakan 20 ribu kesempatan kerja dengan konsep kolaborasi antara pengusaha, UMKM, perbankan dan profesional, serta festival seni dan helaran budaya.

Kemudian Bogor Samawa, di antaranya Sekolah Ibu dalam artian menciptakan pendidikan keluarga bagi para ibu di seluruh kelurahan untuk ketahanan keluarga. Lalu 50 beasiswa setiap tahun bagi pelajar berprestasi untuk kuliah di universitas dalam dan luar negeri.

Program paling utama ialah merenovasi 20 ribu RTLH sampai tahun 2023, pemberian insentif bagi guru ngaji dan orangtua asuh. Program tersebut merupakan kepedulian dari pejabat dan masyarakat menengah untuk membantu siswa yang tidak mampu.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.