Bima-Dedie Siap Sulap Babakan Pasar Jadi Kampung Mural, Lili Barong Ikut Girang

0 393

Heibogor.com – Pasangan calon nomor urut 3, Bima Arya-Dedie Rachim, bergerilya di kawasan Babakan Pasar, Bogor Tengah, Kota Bogor, Jumat (16/03/18).

Kampung di pusat kota yang dikenal dengan keberagaman dan keharmonisan warganya itu ke depannya akan dijadikan sebagai kampung wisata tematik yang akan diberi label Kampung Mural oleh Bima-Dedie.

Keberagaman wilayah Babakan Pasar ditunjukan dengan disambutnya Bima-Dedie oleh dua jenis kesenian, seperti marawis dan barongsai.

Sebelum menyapa warga, Bima-Dedie terlebih dahulu mengunjungi industri rumahan pembuatan barongsai yang cukup terkenal seantero Tanah Air di RT 3/RW 3, Babakan Pasar.

Di tempat tersebut, Bima-Dedie menemui Lili, pemilik usaha pembuatan barongsai. Banyak hal yang dibicarakan mereka, mulai dari kesulitan bahan baku karena harus impor, hingga minta digairahkannya kesenian barongsai dengan dibuatnya kompetisi.

“Permintaan banyak. Selain dari Kota Bogor juga datang dari luar daerah, bahkan luar Jawa. Tapi kadang kami kesulitan bahan baku, karena beberapa part harus didatangkan dari China. Sulit masuknya kalau dari luar. Nah, Pak Bima ini kan saya percaya punya jaringan nasional. Semoga bisa bantu supaya industri ini tetap berjalan,” ungkap Lili.

Sementara itu, Bima Arya sangat setuju agar Kota Bogor memiliki agenda event kompetisi barongsai skala nasional bahkan internasional.

“Barongsai ini kan sudah menjadi salah satu cabang olahraga yang diakui KONI. Dengan adanya event nasional dan internasional di sini, bisa membawa nama harum Kota Bogor. Saya rasa di sini banyak potensi atlet Barongsai,” jelasnya.

Usai dari situ, gerilya dilanjutkan dengan berjalan kaki melintasi sekitar 4 RW di Babakan Pasar. Bima-Dedie sangat kagum dengan kebersihan lingkungan Kampung Pulo Geulis, terlebih keberagamannya.

“Di sini contoh cerminan Kota Bogor yang beragam. Di sini ada masjid, vihara, jadi ini yang kita apresiasi. Bogor ini kota yang sangat toleran, dan saya juga melihat di banyak titik di Kota Bogor juga sama. Hampir semua daerah di Kota Bogor sangat toleran satu sama lain,” ucap Dedie.

Sementara itu, salah satu warga bernama Tating mengaku, meski baru pertama bertemu dan mengenal dan bertemu Dedie, namun Tating melihat bahwa Dedie merupakan sosok yang merakyat.

“Cocok sama Pak Bima, sama-sama senang kalau ketemu warga. Ini aja baru pertama kali lihat dan ketemu, tapi tadi Pak Dedie ngajak salaman, terus nanya-nanya gitu. Orangnya kelihatan peduli, jadi enggak harus kita yang ngadu, dia nanya sendiri apa kebutuhan warga,” ujarnya.

Kampung Mural

Bima Arya menilai, Babakan Pasar merupakan salah satu kawasan kebanggaan Kota Bogor. Untuk itu, pihaknya berencana akan mengubah kampung tersebut menjadi kampung wisata tematik agar bisa memberikan dampak positif bagi warga, terutama dampak ekonomi.

“Ini kawasan andalan Kota Bogor. Babakan Pasar di pusat kota, kita akan jadikan kampung wisata, Kampung Mural. Ini eksotik ada vihara, masjid, kekompakan, dan keberagaman warga sangat kental di sini,” ungkap Bima.

“Kami Insya Allah akan membangun Kampung Pulo Geulis, Babakan Pasar, menjadi tempat wisata kebanggaan Kota Bogor. Kita jadikan ini Kampung Mural kebanggaan Bogor, supaya warga di sini sejahtera. Kalau turis banyak datang ke sini, berarti warga sejahtera tidak? Mohon doa restu agar kami bisa menuntaskan pembangunan Kota Bogor untuk kesejahteraan semua,” pungkasnya.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.