Ratusan Rumah Warga Terendam Banjir Akibat Curah Hujan Tinggi

0 553

Heibogor.com – Hampir sekitar 145 rumah warga yang tersebar di berbagai wilayah di Kota Bogor terendam banjir akibat dari tingginya curah hujan yang mengguyur sejak Minggu (04/02/18) hingga sepanjang Senin (05/02/18) kemarin. 

Berdasarkan catatan dan keterangan resmi yang dirilis Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor hingga pukul 15.30 WIB kemarin, wilayah yang terendam banjir lintasan itu berada di sepanjang aliran Sungai Ciliwung sebagai dampak meluapnya aliran air dari bagian hulu (Puncak).

Peristiwa banjir lintasan ini, dipaparkan Kepala Pelaksana BPBD Kota Bogor Gandjar Gunawan, untuk wilayah Bogor Utara, banjir lintasan merendam wilayah RT 2/5 Kelurahan Bantar Jati, Kampung Bebek RW 02, 04, 07, dan 10. Kelurahan Kedung Halang, dengan jumlah jiwa yang terdampak sekitar 221 jiwa (67 KK). SD Negeri Kedung Halang 5 di RT 2/2 Kelurahan Kedunghalang pun terendam air dan mengakibatkan kegiatan belajar mengajar untuk sementara diliburkan. Sama halnya dengan di wilayah Lebak Pilar RT 1/8 Kelurahan Bantar Jati wilayah RT 1/5 Kelurahan Bantar Jati, mengakibatkan rumah satu rumah terendam air.

“Wilayah Kecamatan Bogor Timur juga banyak rumah warga yang terdampak, yaitu di wilayah RT 3/9 Kelurahan Katulampa, dengan 14 rumah terendam banjir luapan Kali Ciliwung. Wilayah RT 6/16 Kelurahan Baranangsiang, mengakibatkan rumah Ibu Aenah terendam air. Di wilayah Kelurahan Sukasari, tiga rumah terendam air. Wilayah RT 9/6 Kampung Babakan Kelurahan Baranangsiang, mengakibatkan beberapa rumah terendam air. Untuk di wilayah Kelurahan Sukasari, satu rumah amblas. Terakhir, untuk wilayah Bogor Timur, banjir lintasan merendam rumah tiga Kepala Keluarga (KK) di wilayah RT 4/3 Kelurahan Sukasari,” papar Gandjar.

Hampir sekitar 145 rumah warga yang tersebar di berbagai wilayah di Kota Bogor terendam banjir akibat dari tingginya curah hujan yang mengguyur sejak Minggu (04/02/18) hingga sepanjang Senin (05/02/18) kemarin.

Sementara untuk bencana serupa di wilayah Bogor Tengah dan Tanah Sareal, ia menerangkan banyak pula kawasan pemukiman warga yang ikut terdampak luapan air Sungai Ciliwung. Di antaranya di Kelurahan Sempur, Kelurahan Babakan Pasar, dan Kebon Kalapa di Bogor Tengah. Sementara untuk wilayah Tanah Sareal di antaranya di kawasan Kedung Badak.

“Selain banjir lintasan, kemarin juga terjadi rumah ambruk di wilayah Kampung Babakan Pendeuy RT 6/12 Kelurahan Baranangsiang, Bogor Timur. Rumah yang ambruk ini milik Bapak Atin dihuni dua KK dengan sembilan jiwa. Bagian yang ambruk kamar tidur dan dapur,” tuturnya.

Sedangkan untuk tanah longsor, Gandjar merinci peristiwa itu terjadi di wilayah RT 1/5 Kelurahan Kertamaya, Bogor Selatan. Tanah Longsor dengan tinggi enam meter dan lebar 12 meter itu mengancam rumah milik Irpan yang menyebabkan bangunan di depan rumah untuk dapur terbawa longsor. Satu lainnya terjadi di wilayah RT 5/2 Kelurahan Kebon Kelapa, Bogor Tengah. Tanah Longsor berdampak ke rumah Ibu Nju, yang menyebabkan pondasi rumahnya menggatung.

(Putri Aysha)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.