NU Tegaskan Netral di Pilbup Bogor

0 616

Heibogor.com – Ketua PC Nahdatul Ulama (PC NU) Kabupaten Bogor, KH. Romdhon menyatakan pada tahun politik kali ini, di mana diselenggarakan Pilkada serentak di beberapa daerah, PC NU mengambil sikap untuk netral atau tidak memihak kepada bakal pasangan calon (bapaslon) Bupati dan Wakil Bupati Bogor mana pun.

Menurut Romdhon, hal itu sebagai upaya bahwa NU sebagai organisasi Islam tetap berada di jalur independen.

“Selaku organisasi massa kami tetap independen, karena jalur politik yang kami ambil adalah politik kebangsaan bukanlah kekuasaan. Tapi, kami membebaskan kader dan warga Nahdiyin untuk memilih bapaslon sesuai dengan hati mereka masing-masing,” katanya kepada heibogor.com, Kamis (25/01/18).

Romdhon pun mengutarakan, dalam Pilbup Bogor tahun ini, PC NU memiliki kaidah dalam menilai seorang pemimpin yang mempunyai kapasitas dan kualitas tertentu.

“Yang pasti, calon pemimpin daerah menurut kami adalah yang mempunyai kompeten, amanah, dan juga pro rakyat,” tuturnya.

Namun begitu, dirinya pun tidak mengharamkan adanya balon Bupati dari gender perempuan yang diwakili oleh Ade Yasin.

Ketua PC Nahdatul Ulama (PC NU) Kabupaten Bogor, KH. Romdhon.

“NU tidak mempermasalahkan apabila Kabupaten Bogor dipimpin oleh perempuan, dan Bu Ade Yasin memiliki kompetensi dan juga pengalaman baik di bidang politik maupun permasalahan di Kabupaten Bogor. Yang jelas, NU tidak boleh memihak sama sekali,” ujarnya.

Sementara itu, Ade Yasin (AY) yang dimintai tanggapannya tentang penilaian NU terhadap dirinya mengatakan, NU memiliki kader-kader terbaik di Pilkada Bupati Bogor periode 2018-2023.

“Insya Allah saya akan berusaha sebaik mungkin dan menjalankan amanah yang diberikan oleh warga Nahdiyin, karena telah memberikan dukungan kepada saya untuk maju di ajang Pilkada kali ini,” katanya.

Terkait kehadiran dirinya di Musyawarah Kerja Cabang (Mukercab) PC NU Kabupaten Bogor di SICC, Ketua DPW PPP Jawa Barat itu menjelaskan bahwa dirinya hanya memenuhi undangan dari NU saja.

“Dan satu hal yang pasti adalah saya adalah warga NU, di mana orangtua saya merupakan mantan pengurus NU. Dan saya sendiri adalah salah satu Dewan Pembina Muslimat NU Kabupaten Bogor,” tandasnya.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.