Lokasi Sulit Dijangkau, Distribusi Bantuan Korban Gempa Tersendat

0 553

Heibogor.com – Tim penanggulangan bencana dari Badan Penanggulangan Bencama Daerah (BPBD), Polres Bogor dan Kodim 0621 Kabupaten Bogor, mengalami kesulitan dalam memberikan bantuan kepada para korban yang tersebar di 12 kecamatan, yang terkena dampak gempa berskala 6,1 magnitudo, Selasa (23/01/18) kemarin.

Sulitnya pencarian korban hari ini, Rabu (24/01/18), karena selain lokasi penduduk yang terpencil serta akses jalan juga menjadi kendala.

Untuk menuju lokasi terdampak bencana gempa bumi seperti di Desa Sukasari, Kecamatan Sukajaya atau Desa Malasari, Kecamatan Nanggung, tim BPBD, Polres Bogor, dan Kodim 0621 harus menggunakan mobil jeep double kabin.

Lokasi terdampak bencana gempa berskala 6,1 magnitudo, Selasa (23/01/18) kemarin.

Bahkan, salah satu akses jalan menuju Kampung Urug, Desa Malasari, Kecamatan Nanggung, sempat tertutup batu besar sehingga harus mengerahkan sejumlah anggota Polres Bogor.

“Sampai saat ini lebih dari 200 bangunan terdampak bencana gempa bumi. Karena medannya sulit dan jauh, tim kami baru sampai ke lokasi 4 jam setelah bencana terjadi,” kata Sekretaris BPBD Kabupaten Bogor, Budi Pranowo kepada wartawan.

Ia menambahkan, jumlah korban maupun kerugian materil masih terus didata.

Lokasi terdampak bencana gempa berskala 6,1 magnitudo, Selasa (23/01/18) kemarin.

“Data bangunan yang mengalami rusak ringan, sedang, maupun berat, korban maupun kerugian materil ini masih terus kami data. Di mana nantinya apabila disetujui oleh Bupati Bogor, para korban bencana gempa ini akan diberikan bantuan uang, karena Pemerintah Kabupaten Bogor sebelumnya sudah menyiapkan anggaran untuk tanggap bencana kurang lebih sebesar Rp 22 miliar,” tambahnya.

Mengenai jumlah bantuan uang, besarnya akan disesuaikan dengan kerusakan apakah bangunan tersebut mengalami rusak ringan, sedang, atau berat.

“Kalau bantuan untuk korban angin puting beliung pada tahun 2016 lalu, paling besar dana yang diberikan Rp 10 juta per kepala keluarga untuk rumah yang mengalami rusak berat. Kalau untuk kali ini, jumlah bantuan bisa lebih besar atau lebih kecil tergantung kebijakan Bupati Nurhayanti,” tandasnya.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.