Wali Kota Minta PDAM Rencanakan Sumber Air Baku Alternatif

0 439

Heibogor.com – Wali Kota Bogor Bima Arya meminta PDAM Kota Bogor merencanakan konsep air baku alternatif untuk mengatasi gangguan pelayanan akibat persoalan sampah dan limbah organik. Sebab menurut Bima, sumber air yang ada saat ini, terutama untuk pelayanan di zona 3 dan 4 sangat ditentukan faktor alam.

“Ini program jangka panjang yang harus disusun. Bagaimana PDAM harus mencari konsep air baku alternatif yang baik. (Kalau) Saat ini kita sangat tergantung pada cuaca, faktor alam gitu,” kata Bima usai meninjau lokasi Intalasi Pengolahan Air (IPA) Dekeng dan Intake Ciherang Pondok, Senin pagi (15/01/18).

Menurut Bima, gangguan pelayanan air bersih PDAM di sebagian wilayah zona 3 dan 4 pada akhir pekan lalu diakibatkan adanya limbah organik dan endapan lumpur imbas dari pembangunan tol di daerah hulu yang menyebabkan debit produksi berkurang.

“Ini program jangka pendek, (PDAM) harus gerak cepat membersihkan limbah itu. Kemudian mengkomunikasikan dengan pihak-pihak yang bertanggung jawab, ada pembangunan tol di situ, ada pabrik di situ. Koordinasikan agar teratasi di masa depan,” kata Bima.

Langkah lain, Bima meminta PDAM mencari solusi untuk penanganan limbah organik yang masuk IPA Dekeng.

Foto : Istimewa. Peninjauan lokasi Intalasi Pengolahan Air (IPA) Dekeng dan Intake Ciherang Pondok, Senin pagi (15/01/18).

“Walaupun (gangguan akibat limbah organik dan sampah) tidak setiap hari, tapi perlu dicarikan cara penanggulangannya secara serius,” kata Bima.

Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor pun akan berkordinasi dengan Pemkab Bogor mengatasi pabrik dan industri yang bandel membuang limbahnya ke Sungai Cisadane yang menjadi sumber air baku PDAM. Hal ini karena pabrik-pabrik itu kebanyakan berada di Kabupaten Bogor.

“Iya, nanti saya akan mengkomunikasikan dengan Ibu Bupati (Bupati Bogor, Nurhayanti),” ujar Bima singkat.

Bima menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat, utamanya pelanggan PDAM, atas gangguan pelayanan yang terjadi beberapa hari ini.

“Kami minta maaf kepada pelanggan karena beberapa hari ini tergaggu lagi. Ini betul-betul force majeure, utamanya karena limbah dan cuaca,” kata Bima.

Foto : Istimewa. Peninjauan lokasi Intalasi Pengolahan Air (IPA) Dekeng dan Intake Ciherang Pondok, Senin pagi (15/01/18).

Bima pun berpesan agar PDAM lebih gencar menyampaikan informasi mengenai gangguan pelayanan kepada masyarakat.

“Bagian teknisnya pun harus lebih sigap mengantisipasi penurunan volume air yang diakibatkan karena limbah ini,” tutup Bima.

Selain di dua tempat tersebut, Bima sempat meninjau anak Sungai Cisadane dan lokasi pembangunan tol di daerah Caringin. Direktur Utama PDAM Kota Bogor Deni Surya Senjaya bersama Direktur Teknik Syaban Maulana dan Direktur Umum Rino Indira Gusniawan turut mendampingi Bima.

Sumber Rilis PDAM

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.