Warga Sentul City Minta Pengembang Tuntaskan Masalah Defisit Air

0 724

Heibogor.com – Puluhan warga RW 05 dari beberapa cluster di perumahan elit Sentul City, kembali menanyakan kepada pihak pengelola perumahan terkait terjadinya defisit air dalam kurun waktu 1 bulan.

Dalam pertemuan yang berlangsung di Taman Budaya Sentul City, Sabtu (13/01/18) itu, warga meminta solusi dari pengembang agar masalah air ini cepat teratasi.

“Kami menanyakan kepada pihak pengelola kenapa defisit air ini bisa terjadi dalam 1 bulan terakhir? Apakah sudah ada solusi dalam mengatasi masalah ini,” ujar salah satu orang warga RW 05.

Warga pun mempertanyakan kendala perizinan air yang saat ini juga menjadi masalah yang dihadapi oleh pengelola.

“Apa yang diperlukan oleh Sentul City untuk mendapatkan izin tersebut? Kami siap mendukung pengelola untuk memperoleh izin tersebut, bahkan kami pun siap mengirim surat ke instansi terkait berupa dukungan terhadap izin air di pemukiman ini,” ujarnya kembali.

Sementara itu, David Partono yang merupakan perwakilan dari Sentul City menyatakan, pihak pengembang terus berupaya keras dan menjadikan prioritas utama dalam mencari solusi cepat mengatasi krisis air ini.

“Ada beberapa upaya yang sedang kami usahakan. Di antaranya mengatur jadwal distribusi dengan mematikan suplai air ke pelanggan agar pada jam aktivitas warga membutuhkan air di pagi dan sore hari sudah tersedia, membantu penyediaan air bagi warga yang sangat membutuhkan air pada saat jam mati air dengan menyediakan patroli tangki air ke kawasan pemukiman dan mengisi tandon air yang telah disediakan oleh developer di kawasan pemukiman, serta beberapa solusi lainnya yang sudah kami susun,” beber David.

Menurut David, pihaknya terus berkoordinasi dengan PDAM Tirta Kahuripan agar suplai air sesuai perjanjian sebesar 90 lps segera terealisir. Sebelum itu tercapai, PDAM akan menaikkan debit suplai air di jam minimum pemakaian (malam hari) untuk membantu penambahan stok air untuk Sentul City.

“Kami berupaya meningkatkan produksi WTP yang ada saat ini dari 20 lps menjadi 40 lps, serta akan mengembangkan sumber air baru untuk memenuhi kebutuhan air,” urainya.

Dan untuk izin air, David kembali menjelaskan, bahwa saat ini ada sekelompok warga yang berusaha mematikan izin air SC sehingga jika ini terjadi maka akan ada potensi pengurangan debit lagi 20 lps.

“Kami sebagai pihak developer sangat membutuhkan dukungan dari warga sehingga instansi pemberi izin tidak ragu untuk mengeluarkan izin tersebut, sehingga kami bisa memberikan pelayanan yang terbaik untuk penghuni di Sentul City,” tandasnya.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.