Bertemakan Generasi Muda, Hari Pangan se-Dunia Dikecam Elemen Pemuda

0 705

Heibogor.com – Perhelatan Hari Pangan se-Indonesia yang digelar Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bogor di Komplek Stadion Pakansari Cibinong, Kamis (09/11/17), mendapat protes dari elemen pemuda.

Pasalnya, kegiatan yang bertema ‘Bersama Generasi Muda Membangun Ketahanan Pangan yang Berkelanjutan’ itu sama sekali tidak melibatkan unsur kepemudaan, baik itu DPD KNPI maupun Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) yang ada di Bumi Tegar Beriman. Protes keras pun dilayangkan oleh Sekretaris MPC Pemuda Pancasila (PP), Eddy Edward yang merasa Pemerintah Kabupaten Bogor sudah menganaktirikan keberadaan pemuda.

“Kenapa pemerintah terkesan tidak mengakui keberadaan unsur pemuda di sini? Semestinya dengan tema seperti itu, pemerintah harus mengajak pemuda dalam hal ini KNPI yang merupakan induk organisasi pemuda untuk duduk bersama dan dilibatkan dalam acara ini,” kecamnya.

Selain itu, Galon sapaan akrabnya juga mempertanyakan penggunaan Komplek Stadion Pakansari yang tidak sesuai dengan peruntukkannya seperti yang tercantum dalam Peraturan Bupati Bogor Nomor 22 Tahun 2017 tentang peruntukkan Stadion Pakansari hanya untuk kegiatan olah raga.

“Ketika kami mengajukan perizinan terkait penggunaan areal Stadion Pakansari untuk acara bazar Ramadan beberapa waktu lalu langsung ditolak oleh Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), karena dianggap tidak sesuai dengan Perbup tersebut. Tapi sekarang hanya karena ini kegiatan yang digagas oleh pihak Provinsi Jawa Barat, Perbup tersebut mereka langgar sendiri. Berarti, pemerintah melanggar aturan yang mereka buat sendiri,” tuturnya.

Protes keras yang dilayangkan oleh Sekretaris MPC Pemuda Pancasila (PP) Eddy Edward yang merasa Pemerintah Kabupaten Bogor sudah menganaktirikan keberadaan pemuda.

Bahkan, Galon mendapatkan kabar bahwa ternyata izin penggunaan Stadion Pakansari untuk kegiatan Hari Pangan se-Dunia ini sudah atas izin Kadispora.

“Ini berarti jelas bahwa Dispora sendirilah yang melanggar aturan yang mereka buat,” tuturnya kembali.

Dirinya pun mengatakan, jika Pemerintah Kabupaten Bogor terus menerus bersikap tidak menganggap keberadaan pemuda maupun KNPI, Galon tidak bisa menjamin apabila elemen pemuda di Bumi Tegar Beriman tidak lagi bersinergi dengan Pemkab Bogor.

“Sekarang pemuda OKP ruang geraknya sudah disekat atau dibatasi oleh pemerintah. Makanya jangan salahkan apabila nanti kami dari elemen pemuda akan mengambil sikap sporadis,” tandasnya.

Sementara itu, saat dikonfirmasi terkait permasalahan ini kepada Kadispora Yusuf Sadeli melalui pesan singkat, ia sama sekali tidak menjawab apa pun. Kegiatan Hari Pangan se-Dunia tingkat Provinsi Jawa Barat sendiri berlangsung tiga hari yakni 9-11 November 2017 di Komplek Stadion Pakansari Cibinong.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.