Tiga Pelaku Curat dan 1 Penadah Diringkus Polisi

0 668

Heibogor.com – Tiga pelaku pencurian spesialis rumah kosong dengan pemberatan (curat) berhasil diringkus Unit Resmob Satreskrim Polres Bogor, setelah melakukan pengembangan dari penangkapan EL (50) yang bertindak sebagai penadah barang curian.

Kapolres Bogor, AKBP Andy M. Dicky menjelaskan, kronologis tindakan curat ini merupakan hasil dari penyelidikan terkait pencurian dengan pemberatan dengan modus pembobolan rumah kosong.

“Dalam penyidikan itu, tim kami di jajaran Unit Resmob Satreskrim Polres Bogor berhasil melakukan penangkapan atas nama EL (50) sebagai penadah dengan pasal KUHP 480 berikut dengan barang bukti yang diamankan di Polres Bogor,” kata Kapolres kepada wartawan, Rabu (18/10/17).

Ia menerangkan, dari hasil penangkapan pelaku EL itu kemudian dilakukan pengembangan pencarian tersangka pencurian dan berhasil meringkus atas nama T (23), E (45), dan H (30) sebagai pelaku pencurian dengan melawan hukum di pasal KUHP 363. Di mana, ketiga pelaku tersebut mengaku kerap kali beraksi di wilayah Kelurahan Cilangkap, Kecamatan Tapos, Kota Depok.

“Dari pengakuan para pelaku bahwa mereka telah melakukan pencurian terhadap rumah kosong sebanyak 30 kali di wilayah Bogor dan Depok. Penadahnya pun mengaku sudah sering menerima barang yang diduga hasil curian lebih dari 20 kali,” ucapnya.

Ia menambahkan, modus operasi para pelaku tindakan curat adalah dengan terlebih dahulu berpura-pura bertamu terlebih dulu untuk mengetahui situasi dan kondisi target rumah yang akan dibobol oleh tersangka.

“Dan apabila penghuninya tidak ada, maka para pelaku langsung mencongkel jendela rumah korban menggunakan obeng. Ada pun barang bukti yang diamankan berupa 9 handphone, 2 hp jenis tablet, 1 playstation portabel, 1 kamera digital Canon, dan lainnya seperti dompet berikut barbuk dari para tersangka hingga di TKP ke dua,” tuturnya.

Sementara itu, bagi para pelaku tindakan curat akan dikenakan pasal 363 tentang pencurian dengan pemberatan yakni pidana penjara paling lama tujuh tahun. Sedangkan untuk penadah terkait barang hasil kejahatan ini dapat dilakukan penadahan seperti yang terdapat di dalam pasal 480 KUHP dengan hukuman penjara selama-lamanya empat tahun.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.