Kota Bogor Lakukan Uji Coba Sistem Perizinan dengan BPJS Kesehatan

0 644

Heibogor.com – Proses integrasi sistem layanan perizinan dengan aplikasi layanan BPJS Kesehatan telah diselenggarakan di DPMPTSP, Kamis (30/03/17) kemarin.

Kegiatan tersebut merupakan rangkaian proses implementasi perluasaan kepesertaan BPJS Kesehatan, sebagaimana program pemerintah yang diatur dalam UU.

Kepala BPJS Cabang Bogor, Mahat mengatakan, di Kota Bogor masih terdapat kekurangan target kepesertaan sebanyak 200 ribu jiwa dari kurang lebih 1 juta jiwa penduduk. Kekurangan target ini diharapkan akan terjaring dari badan usaha yang melaksanakan permohonan izin usaha.

“Kegiatan integrasi ini merupakan tindak lanjut MoU antara Pemkot Bogor dengan BPJS Kesehatan. Diharapkan dapat menambah kepesertaan BPJS Kesehatan melalui data usaha yang masuk dalam perizinan di DPMPTSP Kota Bogor,” ujarnya.

bpjs 2

Sementara itu, Kepala Seksi IT DPMPTSP Kota Bogor, Arifin menuturkan, lebih jauh terkait integrasi sistem aplikasi telah disepakati dan dapat berjalan dalam waktu dekat.

“Kami akan melakukan integrasi melalui web service, di mana data perizinan usaha yang terbit di DPMPTSP akan terkirim ke BPJS Kesehatan Kota Bogor sebagai data potensi kepesertaan BPJS”, ungkapnya.

Kepala BPJS Cabang Bogor, Mahat menambahkan, jika proses integrasi dan uji coba pekan ini berjalan lancar, maka Kota Bogor akan menjadi kota pertama di Indonesia yang berhasil menerapkan hal tersebut.

“Mudah-mudahan berhasil. Sehingga Kota Bogor menjadi kota pertama di Indonesia yang menerapkan integrasi perizinan dengan BPJS Kesehatan. Tingkat Provinsi sudah ada Jakarta dan Jawa Timur,” pungkasnya dengan nada optimis.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.