Disdukcapil Percepat Proses Kepemilikan Akta Kelahiran

0 380

Heibogor.com – Sebanyak 195.239 anak berusia 0 sampai 18 tahun yang ada di Kota Bogor tercatat belum memiliki
akta kelahiran dari total 292.003 anak (0-18 tahun). Kondisi ini membuat Dinas Pendudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bogor atas dasar target Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dengan menggelar sosialisasi percepatan kepemilikan Hak Anak atas Akta Kelahiran di Kota Bogor di Hotel Pajajaran Suite, Jalan Pajajaran, Kota Bogor, Rabu (15/03/17).

Kepala Disdukcapil Kota Bogor Dodi Ahdiat mengatakan, target prioritas dari sosialisasi percepatan ini yakni anak berusia 0-18 tahun. Berdasarkan data yang dimiliki Disdukcapil, masih ada sekitar 75 persen anak yang belum mempunyai akta kelahiran karena adanya beberapa faktor. Salah satunya, masih kurang pemahaman masyarakat akan pentingnya akta kelahiran bagi anak.

“Mereka baru akan bikin saat butuh saja dengan kondisi waktu yang sudah terdesak, misalnya untuk pendaftaran sekolah, membuat BPJS Kesehatan, dan paspor,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Dodi menjelaskan, proses pembuatan akta kelahiran itu sebetulnya sangatlah mudah jika semua persyaratan sudah lengkap dan tidak dipungut biaya sama sekali alias gratis.

Selain itu, lanjutnya, sudah ada beberapa penyerderhanaan dalam proses pembuatan akta kelahiran bagi yang memiliki beberapa masalah. Sebut saja, pencatatan kelahiran sejak 2014 sudah masuk asas domisi (sebelumnya asas peristiwa) sehingga sekali pun saat lahir berada di kota lain, laporannya tetap di kota asal.

Bagi yang kelahirannya sudah satu tahun, kata dia, bisa langsung ke Disdukcapil, tidak perlu lagi ke Pengadilan Agama.

“Kami tetap mengimbau ke masyarakat untuk segera mengurus akta kelahiran anak-anak terutama bagi yang baru lahir,” tuturnya.

Sementara itu, Wali Kota Bogor Bima Arya mengatakan, angka kelahiran di Kota Bogor sangat tinggi dengan mencapai 54 bayi lahir setiap harinya. Jika lalai melakukan akselerasi pembuatan akta kelahiran, maka akan terjadi penumpukan.

Untuk itu, pentingnya bagi Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor berupaya memenuhi persyaratan menjadi kota layak anak, salah satunya dengan pemenuhan hak akta anak.

“Ini demi masa depan anak-anak di Kota Bogor karena untuk penjaminan hak dan perlindungan hukum,” pungkasnya.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.