PDPPJ dan Dinas Ketahanan Pangan Samakan Presepsi Publikasi Harga Komoditas

0 369

Heibogor.com – Perusahaan Daerah Pasar Pakuan Jaya (PDPPJ) Kota Bogor yang diwakili oleh tujuh orang petugas enumerator perwakilan dari unit pasar dan Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Bogor melakukan rapat koordinasi untuk sinergitas dan menyamakan presepsi saat melakukan publikasi harga komoditas di pasar rakyat yang bertempat di Ruang Rapat DKP Kota Bogor, Kelurahan Cipaku, Selasa (07/03/17).

Dalam pertemuan tersebut, telah disepakati beberapa data yang dibutuhkan oleh DKP, namun belum tersedia pada website PDPPJ dan akan segera dilengkapi oleh PDPPJ.

Saat ini, PDPPJ Kota Bogor rutin mempublikasikan harga komoditas pangan di pasar rakyat yang di bawah pengelolaannya, pada website http://pdppjkotabogor.com/komoditas/harga.

Petugas pengumpul data atau enumerator PDPPJ di masing-masing pasar mengumpulkan dan merekap harga komoditas pangan untuk dilaporkan ke kantor pusat agar dapat dipublikasikan ke dalam website. Pada saat DKP Kota Bogor membutuhkan data komoditas pangan utama untuk dikumpulkan dan dikirimkan ke DKP Provinsi Jawa Barat, DKP Kota Bogor memanfaatkan website PDPPJ untuk memperoleh harga komoditas pangan utama tersebut.

Kepala Bidang DKP, Soni Gumelar menyampaikan, bahwa harga pangan menjadi salah satu indikator pangan masyarakat. Harga juga merupakan salah satu elemen penting dalam ekonomi pangan dan berkontribusi terhadap inflasi.

“Harga pangan tingkat konsumen berpengaruh terhadap akses pangan, kondisi rawan pangan, ketersediaan pasokan, kondisi permintaan, kelancaran distribusi pangan, kondisi perdagangan di pasar internasional, dampak implementasi kebijakan pemerintah dan daya beli masyarakat,” tutur Soni.

Adapun program dari DKP, lanjut Soni, kegiatan panel harga pangan tahun 2017 bertujuan untuk menyediakan data atau informasi yang cepat dan akurat tentang harga dan pasokan pangan sebagai bahan deteksi dini guna mengantisipasi terjadinya gangguan distribusi dan harga pangan di pusat dan daerah, serta menganalisis harga dan pasokan pangan secara periodik sebagai bahan perumusan kebijakan di pusat dan daerah.

“Kami sangat terbantu dengan adanya informasi harga komoditas yang sangat lengkap di website PDPPJ. Hanya ada sekitar dua komoditas yang dibutuhkan oleh DKP Provinsi Jawa Barat yang belum tersedia. Kami sangat berterima kasih karena PDPPJ bersedia untuk menambahkan komoditas tersebut, yakni jagung pipilan dan beras termurah,” jelasnya.

Kepala Sub Bagian Jasa Pemberdayaan Pedagang PDPPJ, Guna Gustana mengatakan, kegiatan ini merupakan bentuk kerja sama yang baik yang dilakukan antara DKP dengan PDPPJ dalam rangka menyediakan data yang cepat dan akurat terkait harga-harga pangan yang sebelumnya PDPPJ memang sudah melakukan pencatatan harga-harga produk pasar yang diupdate setiap harinya.

“Adapun panel pedagang mingguan kegiatan pengumpulan data harga dan pasokan pangan di tingkat pedagang, grosir, dan eceran yang dibutuhkan untuk pelaporan ke DKP Provinsi Jawa Barat meliputi beras (premium, medium, termurah), jagung (pipilan), kedelai, gula pasir, bawang merah, cabe merah keriting, daging ayam ras, telur ayam ras, daging sapi, minyak goreng dan terigu,” pungkasnya.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.