Alfino Nanlohy Siapkan Fisik di Seleksi Tingkat Asia

0 642

Heibogor.com – Alfino Nanlohy, atlet Pertina yang berhasil menyabet medali emas dalam Kejuaraan Bupati Cup sarung tinju emas XXXV antar pelajar se- Jawa Barat tahun 2017 kini akan fokus untuk mengikuti seleksi tingkat Asia di Bali bulan Maret mendatang di kelas 69 kilogram.

Ketua Umum Pertina Kota Bogor, Rizky Argoebie mengatakan, Alfino Nanlohy memiliki peluang untuk lolos dan menang mengingat prestasinya yang sudah membanggakan.

“Saat ini kita belum mendapatkan informasi lagi. Terakhir katanya di Bali bulan Maret, juga diikuti negara asia lainnya seperti Singapura, Malaysia, dan Thailand,” katanya kepada heibogor.com di Mako Satpol PP Kota Bogor di sela acara syukuran peraihan medali Pertina Kota Bogor. Senin (16/01/17).

Menurutnya, Pengurus Pusat Persatuan Tinju Amatir Indonesia (PP Pertina) sudah meminta Alfino Nanlohy untuk mengikuti seleksi tinju tingkat Asia tersebut.

“Kemarin yang diminta dari pengurus pusat itu Fino di kelas 69 kg. Baru satu atlet yang diminta,” ujarnya.

Sementara itu, manajer Pertina Kota Bogor, Aries Sutiawan menjelaskan, latihan akan ditingkatkan di bulan Februari dan akan mengikuti Training Center (TC). Namun Alfino Nahloly lebih diutamakan karena berbarengan dengan pra Porda.

“Saat ini yang terpenting mengejar seleksi di tingkat Asia, kita akan fokus itu dulu,” jelasnya.

Aris menyebut, saat ini di Pertina Kota Bogor memiliki 15 atlet yang aktif, namun memang jumlahnya lebih dari itu.

“Hanya saja yang aktif ada 15 atlet karena kesibukan yang berbeda,” tuturnya.

Ditemui di tempat yang sama, Alfino Nanlohy mengaku, pengalaman mengikuti seleksi dengan petinju luar merupakan suatu pelajaran yang berharga dalam mencari ilmu tambahan.

“Misalnya ada atlet yang berasal dari Thailand dan Malaysia yang sudah berkembang. Saya akan bermain sebaik mungkin di sana,” kata siswa dari SMUN 8 Bogor itu.

Menurutnya, secara mental memang harus segera disiapkan, apalagi di kompetisi tingkat internasional ini. Kemungkinan atlet lain sudah memiliki pengalaman.

“Jarang kita bisa bertanding dengan petinju luar dan kita akan ambil teori-teorinya. Terutama modal saya adalah fisik. Kalau fisik sudah dijaga maka akan berpengaruh kepada performa. Biasanya kita 3 kali dalam seminggu. Mungkin sekarang bisa 4-5 kali dalam seminggu agar fisiknya terjaga,” pungkasnya.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.