Bima Arya Imbau Warga Bogor Tak Lakukan Aksi 2 Desember 2016

0 465

Heibogor.com – Wali Kota Bogor Bima Arya mengimbau warga Kota Bogor untuk tidak melakukan aksi demonstrasi pada 2 Desember 2016 mendatang terkait tuntutan penahanan Ahok alias Basuki Tjahaja Purnama atas kasus dugaan penistaan Al-Quran. Politisi PAN ini meminta warga untuk menahan diri.

“Pada intinya memang negara ini menjamin warganya untuk mengeluarkan pendapat, tapi saya kira sebaiknya saat ini fokus pada upaya untuk mempererat kebersamaan dalam membangun pemahaman, menahan diri (cooling down) itu penting, jangan sampai niat untuk menyampaikan aspirasi kemudian justru menimbulkan persoalan-persoalan lain,” kata Bima seusai menghadiri acara Pembayaran ganti kerugian dan pelepasan hak tanah jalan Tol Bogor Ring Road seksi IIB di kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN), Kota Bogor, Senin (28/11/16).

Menurutnya, walaupun ia mendukung adanya ekspresi tersebut tetapi sebaiknya semua pihak menahan diri untuk colling down terlebih dahulu jangan sampai ada persoalan-persoalan lain.

“Sekali lagi tidak ada larangan tentunya pemerintah juga tidak mungkin melarang, karena itu hak masing-masing. Tapi kita berikan catatan itu saja. Semua pihak menahan diri  ini ada proses hukum yang dijalani, kita hormati dan kita fokus untuk mempererat kebersamaan kita,” paparnya.

Bima menegaskan, belum ada larangan bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kota Bogor untuk mengikuti aksi 2 Desember mendatang namun, jika waktunya di jam kerja itu tidak diperkenankan.

“Kalau hari kerja gak bisa dong, kan bekerja, kalau yang lain itu hak warga negara. Kalau PNS itu kan terikat kewajiban bekerja, ada kewajiban bekerja,” tegasnya.

Dia menekankan, Pemerintah tidak dalam posisi melarang namun, catatan secara pribadi ia menilai lebih baik kita menahan diri dan fokus untuk mempererat kebersamaan .

“Pasti kalau PNS tidak izin akan ada sanksi, apapun alasannya mau ke mall atau kemanapun,” pungkasnya.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.