Hari Guru Nasional, Pemkot Bogor Ajak Para Guru Upacara Bersama

0 344

Heibogor.com – Memperingati hari ulang tahun Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) yang ke-71, Wali Kota Bogor dan Wakil Wali Kota beseta jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) melaksanakan kegiatan upacara bendera bersama guru-guru se-Kota Bogor di Stadion GOR Pajajaran, Jalan Pemuda, Kota Bogor, Jumat (25/11/16).

Pelaksanaan upacara diikuti dengan hikmat oleh para guru dan upacara inipun menandakan rasa syukur dalam memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) PGRI.

Ketua PGRI Kota Bogor Basuki mengatakan, dengan lahirnya PGRI kami sepakat untuk menghapuskan perbedaan serta akan mengawal terus pendidikan di Indonesia. Dengan adanya UU mengenai penetapan hari guru nasional, kami berterima kasih karena sudah menjadikan guru sebagai ahli profesi.

“PGRI akan tetap kokoh, kita bersyukur hari ini dikasih kesempatan untuk melaksanakan upacara bendera memperingati ulang tahun serta sejarah PGRI yang begitu luar biasa,” katanya .

Basuki menambahkan, bahwa para guru akan terus mengawal generasi bangsa pada pendidikan yang berkualitas. Guru juga bertugas untuk mengantarkan muda mudi Indonesia untuk menghadapi Era Globalisasi.

“Kehadiran PGRI berperan juga untuk pembangunan. Guru patut mendidik anak dengan membangun kecintaannya dalam belajar, memiliki komitmen, dan rela berkorban untuk memajukan pendidikan nasional,” jelasnya.

Wali Kota Bogor Bima Arya mengungkapkan rasa syukur dapat menjadi tenaga kerja pendidik dalam mencerdaskan anak bangsa.
Guru memiliki peran yang amat mulia, di tangan guru masa depan bangsa menjadi taruhan.

“Kita akan menentukan masa depan, tidak ada tokoh yang menjadi sukses jika tidak melalui peran guru dalam kehidupannya,” ungkap Bima.

Bima memaparkan, peningkatan profesionalisme guru saat ini menjadi patokan perkembangan pendidikan untuk masyarakat Indonesia. Mari ciptakan generasi kosmopolitan yakni patriotisme , gaul secara internasional memiliki wawasan dan mampu bersaing di era global.

“Cinta akan budaya berarti paham terhadap budaya indonesia, mencintai NKRI, bagi para guru jangan khawatir, tindakan mendidik secara positif bukanlah tindakan yang melaggar hukum,” pungkasnya

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.