Berkendara Saat Hujan, Apa yang Harus Diperhatikan?

0 499

Heibogor.com – Hampir sepanjang tahun Indonesia diguyur hujan, terutama di wilayah Kota Bogor, Jawa Barat. Untuk itu, bagi Anda pemilik kendaraan terutama mobil, sangatlah perlu antisipasi saat hujan datang tiba-tiba.

Pengemudi kerap melupakan hal sepele, seperti persiapan berkendara hingga perilaku dibalik setir. Salah satu contoh persiapan yang terlupakan adalah mengganti karet wiper.

Seperti diketahui, wiper berfungsi sebagai penyapu agar windscreen bersih dari air serta kotoran.
Apabila karetnya telah rapuh, maka tentu fungsi sapuannya tidak maksimal lagi. Bagian lain yang masih berkaitan dengan wiper, yakni semprotan air wiper.

Agar jatuhnya air fokus pada titik utama kaca, sebaiknya posisi air wiper sejajar dengan pandangan. Cara untuk mengaturnya sangatlah mudah, cukup menggeser arah semprotan dengan menggunakan peniti atau jarum.

Selain itu, hal yang mudah dilupakan pengemudi adalah dalam hal tekanan ban. Tekanan ban wajib dalam rekomendasi yang dianjurkan oleh pabrikan ban karena jalan yang basah butuh penarikan maksimal pada ban. Tekanan ban mobil di bawah standar akan menyebabkan mobil lebih mudah terselip terhadap jalanan basah yang dilalui. Sebaliknya, tekanan angin yang melebihi batas standar maksimum akan mengurangi kekuatan serta kemampuan mencengkeram permukaan jalan. Sebaiknya menyalakan lampu senja sebagai penerangan tambahan ketika turun hujan bukan justru menyalakan lampu hazard.

Kebiasaan menyalakan lampu hazard merupakan hal keliru. Hazard justru akan membingungkan pengguna jalan lain di belakang. Bijaknya, menyalakan hazard hanya pada saat kondisi darurat dimana mobil yang Anda kemudikan menghambat laju kendaraan lain.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.