Dikeluhkan Atlet, GOR Pajajaran Minim Fasilitas

0 717

Heibogor.com – Pelaksanaan kejuaran Djarum Sirkuit Nasional Li-ning Jawa Barat Open 2015 yang sempat berlangsung di Kota Bogor dan telah pindah pada hari ini Jumat (22/05/15) ke Pelatnas Cipayung, tak hanya menyisakan polemik dan kontroversi di tengah masyarakat. Tetapi, salah satu ajang olahraga bergengsi itu dikeluhkan para peserta.

Salah satunya seperti yang diungkapkan seorang atlet pelatnas yang membela klub Semen Gresik, Aprilia Yuswandari. Dirinya mengeluhkan panasnya kondisi udara di dalam Gelanggang Olahraga (GOR) Pajajaran yang menjadi salah satu venue dan minimnya penerangan.

Selain itu, ia dan sejumlah atlet lainnya pun menyayangkan lapangan yang tersedia hanya berDonumlah tiga. Praktis segala kekurangan itu pun mengganggu konsentrasi mereka saat berlaga.

“Kondisi cuacanya sangat panas, kurang ventilasi udaranya. Dan kalau bertanding malam, lampu penerangan juga sangat minim. Jadi agak gelap,” ungkap Aprilia.
Tak hanya soal aspek-aspek tersebut di atas, keluhan juga muncul lantaran antusiasme penonton dalam ajang ini yang dinilainya tidak seramai seperti pertandingan serupa di daerah lain.

“Karena, yang ikut nonton cuma para pemain itu sendiri bersama orangtua dan keluarga pesertanya saja,” tutur atlet lainnya Imelda.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.